BusinessEconomicHeadline News

Bank Asal Jepang dan China Akan Berinvestasi di Grab Senilai Rp 26,6 Triliun

Operator transportasi online Grab seperti ingin menjadi  perusahaan startup paling bernilai di Asia Tenggara jika tambahan modal dari Soft Bank dan Didi Chuxing telah dicarikan. Nilai investasi  tersebut pun angkanya cukup fantastis yakni sebesar 2 miliar dollar AS atau lebih dari Rp 26,6 triliun untuk Grab.

Hingga saat ini investasi dari dua bank asal Jepang dan China itu sedang menjalin pembicaraan dengan pihak Grab untuk merampungkan beberapa perjanjian. Perjanjian tambahan investasi tersebut diperkirakan bakal rampung dalam beberapa minggu ke depan.

Informasi soal suntikan modal ini datang di tengah-tengah upaya Grab untuk bertransformasi menjadi perusahaan consumer technology yang ikut berkecimpung di ranah e-money, di samping jasa transportasi.

September tahun lalu, Grab mengumpulkan modal sebesar 750 juta dollar AS (Rp 9,9 triliun) sehingga menaikkan nilai pasarnya menjadi 3 miliar dollar AS. Grab kini beroperasi di 55 kota di tujuh negara berbeda,

SoftBank pertama kali menanam modal sebesar 250 juta dollar AS di Grab pada 2014.

Perusahaan asal Jepang itu juga berinvestasi di perusahaan ride sharing lain seperti Ola di India dan 99 di Brazil.

Sementara itu, Didi Chuxing adalah raksasa ride sharing di China yang diperkirakan bernilai 50 miliar dollar AS.

Tahun lalu, Didi Chuxing berhasil memaksa Uber menyerah bersaing sehingga menjual unit bisnisnya di China.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button