CultureTourism

Beragam Pesona Tersaji dalam Festival Isen Mulang 2018

Berbagai pagelaran seni, budaya, permainan dan kompetisi, serta pertunjukan kecantikan pariwisata Kalimantan Tengah akan tersaji dalam Festival Isen Mulang 2018. Event tahunan ini akan berlangsung pada tanggal 19 – 24 Mei 2018 di Palangkaraya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke 60 provinsi tersebut.

Kepala Disbudpar Provinsi Kalimantan Tengah, Guntur Talajan mengatakan Festival Budaya Isen Mulang tahun ini dikemas menarik.

“Festival Budaya Isen Mulang kali ini sangat berbeda. Selain kental denan nuansa budaya, festival ini dikombinasi ekspo. Yaitu menampilkan beragam produk industri andalan di Kalimantan Tengah. Jadi, event tahun ini dijamin lebih semarak,” ungkapnya.

Memperingati hari jadi Provinsi Kalimantan Tengah ke-61, Festival Budaya Isen Mulang akan ditopang dengan penyelenggaraan Kalteng Quality Expo.

Kalteng Quality Expo akan menjadi etalase bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil & Menengah (UMKM) di Kalimantan Selatan. Sinergitas dengan UMKM akan menguntungkan Festival Isen Mulang.

“Acara pembukaan akan berlangsung di Bundaran Besar Palangkaraya, diikuti oleh satu sorotan utama festival yaitu karnaval budaya, yang menampilkan ribuan peserta dari semua kota dan kabupaten di provinsi ini. Karnaval akan dimulai dari Kantor Gubernur, melewati Istana Isen Mulang, kemudian mengikuti jalan-jalan utama kota, sebelum kembali ke Bundaran Besar. Dalam karnaval tersebut, jalan-jalan di Palangkaraya akan dipenuhi dengan tarian tradisional warna-warni dari kelompok etnis Dayak dengan mengenakan kostum dan aksesoris tradisional yang menarik, serta atraksi lainnya.

Juga menyoroti festival tersebut ada sejumlah kompetisi termasuk Lomba Fotografi, Lomba Perahu Tradisional Jukung, kuliner tradisional, tarian tradisional, lomba lagu tradisional, dan lainnya. Juga akan ada permainan dan kompetisi tradisional unik Kalimantan Tengah, seperti: Lawang Sakepeng, Meneweng Manetek dan Manyila Kayu, Karungut, Balogo, Habayang, Mangenta, Malamang, BeseiKambe, Manyipet, Mangaruhi, dan masih banyak lagi.

Festival ini juga akan digunakan untuk memilih Jagau dan Blawi Nyai Kalimantan Tengah. “Sisi kedekatan budaya dengan provinsi lain di Kalimantan akan kami optimalkan. Sebab, kami harus memperbaiki kunjungan wisatawan,” katanya.

Penanggung Jawab Calendar of Event (CoE) 2018 Kemenpar, Esthy Reko Astutimengatakan, komposisi event budaya dan bisnis ala Festival Budaya Isen Mulang cukup efektif untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan.

“Festival ini sangat lengkap. Wajib untuk dikunjungi. Ada kolaborasi olahraga tradisional dan kearifan lokal, kuliner khas Kalimantan Timur, karnaval budaya, hingga expo produk ungulan. Dengan komposisi ini, kami optimistis Kalimantan Tengah bisa terus menggenjot jumlah kunjungan wisatawannya. Tahun ini saatnya mereka reborn,” tutur Eshty.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close