Bertemu Ridwan Kamil, Gubernur Nacher Maskri Kenang Konferensi Asia Afrika 1955
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menemui Gubernur Setif, Aljazair, Nacher Maskri pada Minggu, (10/3/19) waktu setempat. Pertemuan tersebut digelar untuk menjalin kerja sama antara Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Setif, Aljazair.
“Jawa Barat mempunyai berbagai komoditi yang berkelas dunia yang bisa ditawarkan untuk memenuhi kebutuhan Aljazair. Kopi dan teh adalah produk unggulan yang sudah diterima baik oleh pasar internasional. Berbagai produksi manufaktur juga siap mengisi pasar Aljazair dan kawasan sekitarnya,” kata Emil – panggilan akrab Ridwan Kamil.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Nacher Maskri sempat mengenang peristiwa bersejarah Konferensi Asia Afrika tahun 1955 silam. Pertemuan besar para petinggi negara-negara di kontingen Asia dan Afrika tersebut, menurut Gubernur Nacher Maskri, memberikan api semangat yang luar biasa untuk keluar dari penjajahan kolonialisme dan imperialisme pada masa itu.
“Kami, warga Aljazair, sangat menghormati Indonesia, khusudnya Bandung, karena dari kota itu muncul semangat bangsa kami dan bangsa-bangsa lain untuk merdeka,” kata Maskri menyinggung peristiwa Konferensi Asia Afrika (KAA) tahun 1955 yang dinilai sebagai dasar kebangkitan bangsa Aljazair.
“Dari sejarah itu, kami berkeyakinan kerja sama ini akan berjalan baik dan mampu saling meningkatan kesejahteraan melalui pembangunan ekonomi dan kebudayaan,” kata Maskri.
Gubernur Setif juga menyatakan tertarik dengan sistem smart city dan berharap ada pembahasan lanjutan yang lebih detail.
Selain ekonomi dan teknologi, diharapan pula kerja sama budaya dan pendidikan, khususnya perguruan tinggi dan penelitian, karena Setif terkenal juga sebagai daerah pendidikan dengan kampus-kampus ternama dan sekitar 70.000 mahasiswa.
