Headline News

BMKG Gelar Rapat Prakiraan Musim Kemarau (PMK) 2020

Pusat Informasi Perubahan Iklim Kedeputian Klimatologi BMKG menyelenggarakan Rapat Prakiraan Musim Kemarau 2020 di Harris Vertu Hotel Harmoni, Jakarta. Acara yang akan diselenggarakan selama 4 hari ini resmi dibuka oleh Deputi Bidang Klimatologi Herizal pada Selasa, (25/2).

Rapat Prakiraan Musim Kemarau (PMK) 2020 merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan sebagai ajang koordinasi dan sinkronisasi produk prakiraan musim yang dilakukan oleh BMKG Pusat dengan UPT daerah sesuai dengan zona musim masing-masing. Target yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah Prakiraan Musim Kemarau skala nasional.

Kegiatan ini melibatkan para forecaster dari BMKG Pusat, UPT daerah yang terdiri dari Stasiun Klimatologi, Stasiun Meteorologi Koordinator dan Stasiun GAW (Global Atmosphere Watch), serta narasumber dari Puslitbang BMKG, IPB, JICA (Japan International Cooperation Agency) dan dari Kedeputian Bidang Instrumentasi, Kalibrasi, Rekayasa dan Jaringan Komunikasi BMKG.

Rapat Prakiraan Musim Kemarau 2020 ini merupakan salah satu rangkaian dari tahapan penyiapan prakiraan musim, mulai tingkat bidang, pusat, kedeputian, BMKG, dan nasional. Selanjutnya, akan dibahas dengan melibatkan instansi/perguruan tinggi dalam National Climate Outlook Forum (NCOF), sebelum dilakukan press release.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati berkesempatan memberikan arahan kepada peserta rapat dalam rangkaian acara pembukaan. Dwikorita menekankan perlunya menjawab berbagai tantangan global seperti kemampuan mengadopsi teknologi baru yang berkembang pesat dan krisis pangan akibat kerusakan lingkungan.

“BMKG menuju world class dan socio entrepreneur telah dicanangkan dalam kerangka pembangunan BMKG 2020 – 2024 yang bertema integrasi dan otomatisasi layanan menuju inovasi 5.0. Oleh karena itu, daya saing SDM BMKG perlu ditingkatkan,” ujar Dwikorita.

Dwikorita menambahkan, saat ini peranan informasi klimatologi telah dirasakan oleh masyarakat, terutama pada berbagai bidang seperti sektor pertanian, ketahanan pangan, pengurangan risiko bencana, energi, kesehatan dan air. Semua itu tidak dapat terlepas dari proses rapat pembahasan musim sebagai tahapan utama dan fundamental dalam penyiapan informasi iklim. Hasil prakiraan ini telah ditunggu oleh masyarakat dan pemangku kebijakan.

“Saat ini kepercayaan publik terhadap BMKG telah sangat meningkat, terlihat dari meningkatnya jumlah follower sosial media info BMKG (instagram, Facebook dan Youtube). Hal ini perlu dijaga, salah satunya yaitu dengan cara menyampaikan hasil prakiraan musim yang tepat dan akurat berdasarkan data-data yang valid dan analisis yang handal,” lanjut Dwikorita.

Pada kesempatan ini juga diselenggarakan kompetisi infografis kaleidoskop iklim 2019 dan kompetisi poster taman alat BMKG bagi UPT seluruh Indonesia. Kompetisi infografis kaleidoskop iklim 2020 diikuti oleh 35 peserta yang telah mengumpulkan karyanya. Sedangkan kompetisi poster taman alat BMKG diikuti oleh 29 peserta.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close