BMKG Tegaskan Informasi Ada Gempa Susulan 6,9 SR di Lombok Hoax

0
Pusat Gempa Nasional

Pusat Gempa Nasional Anggota staf Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membaca simulasi potensi tsunami dengan perangkat Tsunami Gauge di ruangan Pusat Gempa Nasional di kompleks BMKG, Jakarta, Jumat (2/3). PGN memonitor tsunami melalui 142 perangkat "tide gauge tsunami monitoring". Kompas/Riza Fathoni (RZF) 02-03-2018

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) menegaskan informasi dari media sosial yang menyebutkan ada energi gempa berkekuatan 6,9 SR  yang tersimpan di Lombok tidak benar atau hoax. Kajian yang digunakan sehingga menghasilkan informasi tersebut, juga tidak dapat dibenarkan, karena tidak menyebutkan sumber data dan metode yang digunakan.

“Informasi dalam laman Facebook tersebut bukan merupakan hasil kajian BMKG. Pemilik akun Facebook tersebut juga bukan pegawai BMKG,” kata Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis, Senin, 13 Agustus 2018.

Rahmat menjelaskan hingga saat ini, belum ada teknologi yang digunakan semua negara untuk  memprediksi gempa, termasuk BMKG. “Hingga saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi gempa bumi dengan tepat dan akurat, kapan, dimana, dan berapa kekuatannya,” tegas Rahmad.

Screen shot atau tangkapan layar laman Facebook dari seorang peneliti gempa yang menyebutkan bahwa di Lombok masih tersimpan energi gempa cukup besar, membuat masyarakat resah.

Rahmat  meminta warga tidak mempercayai informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya, yang bisa menimbulkan keresahan dan kekacauan situasi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya itu,” katanya, “Pastikan informasi terkait gempa bumi bersumber hanya dari BMKG.”

Masyarakat bisa mengakses informasi BMKG melalui situs dan akun media sosial resmi BMKG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *