Botanical Park dengan 1.500 Pohon dari 100 Spesies Berbeda akan Hadir di NavaPark
Sebuah taman khusus berkelas premium, Private Botanical Park, dibangun untuk melengkapi sarana di kawasan Nava Park. Land value dari Botanical Park ini mencapai Rp 1 triliun.
Taman yang dibangun oleh Sinar Mas Land bersama Hongkong Land- ini merupakan fasilitas ikonik NavaPark sekaligus diferensiasi yang tidak dimiliki kawasan hunian lainnya. Bahkan, Botanical Park ini menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.
Project Director Nava Park Richard Oh, dalam keterangan tertulis menjelaskan, konsep Botanical Park mengambil inspirasi dari Bishan Park di Singapura yang dirancang oleh desainer yang sama, yaitu Ramboll Studio Dreseitle dari Jerman.
“Botanical Park memiliki tiga konsep besar, yakni Wet Landzona yang menjadi kawasan habitat burung; Meandering River, zona aktif bagi keluarga di segala usia; dan Serenity Lake, zona tenang dan rileks,” terang Richard.
Di Botanical Park, akan ditanam lebih dari 1,500 pohon dari 100 spesies yang berbeda. Wet Land merupakan area dimana pohon-pohon ini akan mengundang habitat burung untuk mendiami kawasan. Dihadirkan pula Viewing Deck setinggi enam meter, dimana keluarga dan anak-anak dapat menikmati view panorama serta burung-burung di keseluruhan taman dari ketinggian.
Dari sisi infrastruktur, NavaPark membuat Botanical Park terkoneksi langsung menuju The Breeze dan Green Office Park melalui tunnel.
“Penghuni NavaPark dapat menikmati beragam resto lifestyle dan retail yang ada di The Breeze maupun menuju perkantoran CBD di Green Office Park yang ada di seberangnya, tanpa harus menggunakan mobil keluar kawasan,” lanjutnya.
Menyasar segmen premium, harga yang dibandrol untuk apartemen dan hunian tapak di NavaPark tercatat terjangkau. Untuk apartemen, nilai per unitnya mencapai Rp 1,5 miliar hingga Rp 3,9 miliar. Sementara untuk hunian tapak, nilai per unitnya mencapai Rp 7 miliar sampai Rp 13 miliar.
