BPS: 1,09 Juta Wisman Kunjungi Indonesia pada Maret 2026
Sejumlah wisman yang menjadi penumpang kapal pesiar singgah di Parai Beach Resort & Spa, Sungailiat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Foto: tim humas Parai Beach Resort & Spa)
El John News, Jakarta-Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Maret 2026 tercatat menembus angka 1,09 juta kunjungan. Data yang dihimpun Badan Pusat Statistik tersebut, menunjukkan sektor pariwisata masih tumbuh secara tahunan meski mengalami penurunan secara bulanan.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan bahwa secara bulanan jumlah kunjungan memang mengalami penurunan, namun secara tahunan masih mencatatkan pertumbuhan.
“Pada Maret 2026, kunjungan wisman di Indonesia mencapai 1,09 juta kunjungan. Jumlah ini turun sebesar 6,17 persen dibandingkan Februari 2026 (mtm) tetapi naik 10,50 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu (yoy),” kata Ateng.
Dari sisi asal negara, kunjungan wisman masih didominasi negara kawasan Asia Pasifik. Malaysia menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 17,14 persen, diikuti Australia sebesar 12,01 persen, serta Singapura dengan porsi 9,45 persen.
Sementara itu, pergerakan wisatawan nusantara justru menunjukkan lonjakan signifikan. Tingginya mobilitas masyarakat dalam negeri tercermin dari peningkatan perjalanan yang terjadi baik secara bulanan maupun tahunan.
“Jumlah perjalanan wisnus pada Maret 2026 mencapai 126,34 juta perjalanan. Jumlah tersebut naik sebesar 38,63 persen bila dibandingkan dengan Februari 2026 (mtm) dan meningkat 42,10 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (yoy),” ungkap Ateng.
Secara kumulatif, perjalanan wisatawan nusantara selama periode Januari hingga Maret 2026 mencapai 319,51 juta perjalanan atau meningkat 13,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Di sisi lain, jumlah wisatawan nasional yang bepergian ke luar negeri juga mengalami peningkatan. Pada Maret 2026, perjalanan wisatawan nasional tercatat mencapai 793,16 ribu perjalanan.
“Jumlah tersebut naik sebesar 13,14 persen bila dibandingkan dengan Februari 2026 (mtm) dan naik 36,26 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (yoy),” kata Ateng.
Malaysia masih menjadi tujuan utama wisatawan Indonesia ke luar negeri dengan porsi 29,73 persen, disusul Arab Saudi dan Singapura masing-masing 13,79 persen, serta Tiongkok sebesar 10,69 persen.
Dari sisi akomodasi, tingkat penghunian kamar hotel bintang pada Maret 2026 tercatat sebesar 42,78 persen. Angka ini meningkat secara tahunan meskipun sedikit menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu, tingkat hunian hotel nonbintang dan akomodasi lainnya mencapai 23,47 persen, mengalami peningkatan baik secara bulanan maupun tahunan.
Rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang tercatat 1,59 malam, sedikit menurun dibandingkan tahun lalu.
Aktivitas sektor transportasi juga menunjukkan tren peningkatan seiring tingginya mobilitas masyarakat. Lonjakan signifikan terjadi pada angkutan sungai, danau, dan penyeberangan.
“Pada Maret 2026, jumlah penumpang angkutan sungai, danau, dan penyeberangan mencapai 7,1 juta orang atau naik 100,99 persen dibanding Februari 2026,” tutur Ateng.
Selain itu, jumlah penumpang angkutan udara domestik meningkat menjadi 5,6 juta orang, sementara penumpang internasional mencapai 1,5 juta orang. Moda transportasi lain seperti angkutan laut dan kereta api juga mencatat pertumbuhan baik dari sisi penumpang maupun volume barang.
