Korlantas Gandeng Taksi Green SM Perbaiki Sistem Keselamatan

0
hrq00379_641558

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho dan manajemen Taksi Green SM gelar pertemuan bahas sistem keselamatan (Foto: Humas Korlantas Polri)

El John News, Jakarta-Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho menerima audiensi dari manajemen Taksi Green SM untuk membahas upaya peningkatan keselamatan serta perbaikan tata kelola transportasi. Pertemuan ini digelar menyusul sejumlah insiden kecelakaan yang belakangan menjadi perhatian publik.

Dalam pertemuan tersebut, Kakorlantas menegaskan bahwa pendekatan yang diutamakan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, melainkan membangun kerja sama yang konstruktif dengan pelaku usaha transportasi. Menurutnya, komunikasi dan kolaborasi menjadi kunci dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan.

“Tidak bangga melakukan penegakan hukum, tapi akan senang ketika bisa kolaborasi dan komunikasi dengan mitra untuk mencari solusi terbaik,” ujar Irjen Pol. Agus, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa setiap kecelakaan lalu lintas harus dianalisis secara menyeluruh, karena penyebabnya tidak selalu berasal dari kesalahan pengemudi. Faktor kendaraan, manajemen perusahaan, hingga kondisi jalan dan lingkungan juga memiliki peran penting dalam terjadinya kecelakaan.

“Tidak absolut kesalahan ada pada pengemudi. Bisa juga dari kendaraan atau manajemen. Bahkan korporasi bisa ikut bertanggung jawab,” katanya.

Lebih lanjut, Kakorlantas menekankan pentingnya evaluasi dari setiap kejadian kecelakaan, termasuk yang terjadi di perlintasan sebidang kereta api. Hasil evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam memperbaiki sistem pengawasan dan manajemen transportasi ke depan.

Selain itu, Korlantas juga mendorong penerapan sistem traffic attitude record untuk memantau perilaku pengemudi secara terintegrasi, termasuk melalui data pelanggaran yang tercatat dalam sistem tilang elektronik atau ETLE. Upaya ini dinilai penting untuk memastikan pengemudi tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki disiplin dalam berkendara.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, Kakorlantas menawarkan program pelatihan ulang bagi para pengemudi melalui Indonesia Safety Driving Center (ISDC). Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

“Dari sekitar 10 ribu pengemudi, perlu ada kontrol dan pembinaan. Bisa dilatih kembali agar lebih disiplin dan patuh,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Taksi Green SM, Denny Gunawan menyampaikan apresiasi atas langkah kolaboratif yang ditawarkan Korlantas. Ia juga menyampaikan rasa simpati atas insiden yang terjadi serta memastikan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah awal, termasuk berkomunikasi dengan korban.

“Di saat yang sama kami turut simpati atas kejadian yang berlangsung. Kami juga sudah melakukan beberapa langkah, salah satunya menghubungi korban, terlepas dari proses investigasi yang berjalan,” kata Denny.

Denny mengakui masih ada aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam pembinaan dan pelatihan pengemudi. Perusahaan pun tengah menyiapkan program pelatihan ulang untuk membangun budaya keselamatan sebagai prioritas utama.

“Kami melihat masih ada area yang bisa ditingkatkan, seperti pelatihan kembali. Bagaimana membangun budaya agar driver menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan pelatihan selama ini masih menghadapi sejumlah kendala. Oleh karena itu, kolaborasi dengan Korlantas diharapkan mampu menghadirkan sistem edukasi yang lebih efektif dan terstandar.

“Dengan kolaborasi ini kami berharap edukasi dari pihak yang berkompeten bisa menjadi tolok ukur bagi driver untuk tidak mengulangi pelanggaran,” tambahnya.

Ke depan, Taksi Green SM berkomitmen untuk melibatkan unsur kepolisian lalu lintas dalam setiap program pelatihan pengemudi, termasuk dalam pengembangan jumlah armada. Sinergi ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan transportasi sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan angkutan umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *