BPS: Jumlah Kunjungan Wisman Pada Bulan Juni 2017 Menyusut
Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis data jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia. Data BPS menyebut kunjungan wisman ke Indonesia pada bulan Juni 2017 mengalami penyusutan sebesar 1,86 % ddibandingkan bulan Mei 2017. Namun jika dibandingkan bulan Juli 2016, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia di bulan Juni 2017 mengalami kenaikan dari 857,65 ribu kunjungan menjadi 1,13 juta kunjungan.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, faktor penurunan jumlah wisman dari bulan Mei 2017 ke Bulan Juni 2017 disebabkan karena faktor musiman. Padahal disisi lain ada beberapa peningkatan di pintu masuk bandara namun itupun belum bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisman di Juni 2017.
“Jumlah kunjungan wisman di Juni 2017 berjumlah 1,13 juta. Angka ini menurun karena faktor musiman. Untuk peningkatan terbesar jika dihitung month to month terjadi di Kepulauan Riau, Tanjung Uban dan Tanjung Pinang,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers pengumuman data kunjungan wisman di kantor BPS Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2017.
Pada Juni 2017, wisatawan asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) masih yang tertinggi menurut data BPS, mencapai 160,2 ribu kunjungan.
Singapura berada di urutan kedua dengan 131,6 ribu kunjungan disusul Australia (108 ribu kunjungan), Malaysia (91,8 ribu kunjungan) dan India (50,9 ribu kunjungan).
Secara kumulatif, sepanjang Januari-Juni 2017, kunjungan wisatawan asing ke Indonesia mencapai 6,48 juta kunjungan atau naik 22,42 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 5,29 juta kunjungan.
Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Juni 2017 mencapai rata-rata 51,02% atau naik 2,39 poin dibandingkan dengan TPK Juni 2016 yang tercatat sebesar 48,63%.
Sementara itu, jika dibanding TPK Mei 2017, TPK hotel klasifikasi bintang pada Juni 2017 turun 5,05 poin. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang di Indonesia selama Juni 2017 tercatat sebesar 1,92 hari, terjadi kenaikan 0,08 poin jika dibandingkan keadaan Juni 2016.
