BPS: Jumlah Kunjungan Wisman Pada Januari 2021 Turun 89 Persen

0
1871455867

Badan Pusat Statistik (BPS) telah menghitung jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada bulan Januari 2021. Data yang dihitung BPS tersebut, menyebutkan jumlah wisman yang datang hanya mencapai 141,26 ribu orang.

Catatan BPS soal kedatangan wisman ini, disampaikan langsung Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam jumpa pers dari kantor BPS, Jakarta secara virtual, Senin (1/3/2021).

Jumlah kunjungan wisman di bulan Januari 2020 ini mengalami penurunan sebesar 89,05 persen,  jika dibandingkan bulan Januari 2020 yang mencapai 1,29 juta orang. Penurunan juga terjadi, jika  dibandingkan  bulan Desember 2020, yakni tembus ke angka 13,90 persen.

Wisman yang datang ke Indonesia pada bulan Januari 2021 paling banyak berasal dari Timor Leste dengan jumlah sebesar 75,14 ribu kunjungan (53,19%), diikuti oleh kebangsaan Malaysia 48,30 ribu kunjungan (34,21%), Papua Nugini 3,44 ribu kunjungan (2,43%), Belanda 3,00 ribu kunjungan (2,12%), dan Singapura 2,35 ribu kunjungan (1,66%).

 Suhariyanto mengatakan jumlah wisatawan mancanegara mengalami penurunan karena kondisi pandemi Covid-19 membawa dampak langsung ke sektor pariwisata dan berbagai sektor pendukung. Apalagi  beberapa negara yang menjadi negara asal wisman masih melakukan karantina wilayah (lockdown) dan  larangan  bepergian sebab ingin melakukan pencegahan  penularan Covid.

“Dari jumlah wisman ini, berdasarkan moda transportasinya bisa kita lihat bahwa mayoritas 68% datang lewat darat dan 44,2%  datang melalui laut,” ucap Suhariyanto.

Sementara itu, untuk tingkat penghunian kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia bulan Januari 2021 tercatat sebesar 30,35 persen atau turun 18,82 poin dibandingkan dengan TPK bulan Januari tahun 2020 yang mencapai 49,17 persen. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Desember 2020, TPK bulan Januari 2021 juga mengalami penurunan, yaitu sebesar 10,44 poin.

“Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Januari 2021 mencapai 1,86 hari, atau terjadi penurunan sebesar 0,02 poin jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap di bulan Januari 2020,” ujar Suhariyanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *