wisata sulut

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut mencatat  jumlah kunjungan wisatawan mancangera (wisman) yang datang ke Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui pintu masuk Bandara Sam Ratulangi bulan Februari 2017 mengalami peningkatan sebesar 233,49 persen, dibandingkan Februari 2016.

“Pada bulan Februari 2017, jumlah wisman yang berkunjung ke Sulut sebanyak 5.119 orang atau naik 233,49 persen jika dibandingkan dengan posisi sama tahun sebelumnya hanya 1.535 orang,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut Moh Edy Mahmud, di Manado, seperti yang dilansir Antara.com

Warga Tiongkok menjadi wisatawan yang paling banyak mengunjungi Sulut yakni sebesar 4.166 orang (81,38 persen), diikuti Singapura 118 orang (2,31 persen), Amerika Serikat 91 orang (1,78 persen), dan Jerman 72 orang (1,41 persen).

Kemudian, Hong Kong 66 orang (1,29 persen), Malaysia 60 orang (1,17 persen), Australia 55 orang (1,07 persen), Inggris 49 orang (0,96 persen), Jepang 46 orang (0,90 persen), dan Belanda 36 orang (0,70 persen).

Meski mengalami peningkatan, namun jika dibandingkan pada bulan Januari 2017, jumlah wisman yang berkunjung ke Sulut mengalami penurunan yakni hanya berjumlah 7.674 orang atau turun sebesar 33,29 persen.

Edy berharap pemerintah dapat terus meningkatkan dan mengembangkan  objek wisata di Sulut, agar semakin banyak wisman yang menginjakan kakinya di Sulut. Edy pun optimis jika hal ini dilakukan grafik wisman yang berkunjung ke Sulut akan meroket, apalagi ditopang dengan program pemerintah dalam meningkatkan sektor pariwisata di daerah ini.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *