Bumbu Khas Nusantara Jajal Pasar Arab Saudi
Produsen bumbu kemasan Indonesia terus mencoba menembus pasar Arab Saudi. Kali inimelalui demo memasak yang bertajuk “Fun & Easy Cooking with Kokita and Pring Mas”, produsen bumbu kemasan Indonesia
mencoba memperkenalkan bumbu-bumbu khas nusantara.
Acara yang diselenggarakan pada Selasa 26 Desember 2017, di Hotel Al Badr, Kandara Dist. Jeddah ini merupakan hasil kerja sama Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah, PT. Ikafood Putramas(Kokita), PT. Agro Tama Abadi (Pring Mas), dan Al Raqeb Universal Group(importir makanan Arab Saudi).
“Kami ingin memperkenalkan bumbu khas nusantara kepada pelaku usaha kuliner Horeka (hotel, restoran dan katering) Arab Saudi,khususnya yang menyediakan konsumsi bagi jamaah haji dan umroh. Selain itu,juga untuk mengujipermintaan pasar wilayah Timur Tengah, khususnya ArabSaudi,” terangWakil Kepala ITPC Muchamad Syahran Bhakti dalam siaran persnyan yang diterima Redakai EL JOHN News.
Produk bumbu PT. Ikafood Putramas (Kokita) yang diuji coba dipasar Arab Saudi adalah bumbu dasarA (berbahan dasar cabai), bumbu dasar B (berbahan dasar kunyit), bumbudasar C (berbahan dasar kemiri),
bumbu dasar D (berbahan dasar bawang putih untuk tumisan), danbumbu dasar E,yaitu bumbu dasar B tanpa cabai yang kemungkinan akan dipasarkan untuk konsumsi jamaah haji dan umroh yang melarang penggunaan cabai.
Selain bumbu dasar, terdapat juga bumbu untuk nasi goreng, soto, kari, ayam goreng; serta aneka produk sambal seperti sambal bajak, sambalterasi,dan tauco.Produk PT. Ikafood Putramas yang telah masuk
Arab Saudi saat ini mencapai 1 kontainer perbulan dan diharapkanterus meningkat.
Selama ini produk-produk Kokita telah dijual di toko-toko Indonesia di berbagai kota Arab Saudi
seperti Jeddah, Makkah, Madinah, dan Riyadh. Selain itu, PT. Ikafood Putramasjugamenargetkan pasar
katering haji dan u mroh.Saat ini PT. Ikafood Putra mas juga sedang melakukan riset terkait penyesuaian
ko mposisi bumbu menu katering musim haji, jumlahkatering haji dan umroh, serta rumah makan Indonesia yang
berada di Makkah, Madinah, dan Jeddah. Penjualan produk bumbu dasar yang ditawarkan kepada
katering haji dan umroh ditargetkanmencapai 10% dari pangsa pasar konsumsi haji dan umroh.
Sedangkan untuk produk-produk PT. Agro Tama Abadi yang diuji coba di Arab Saudi diantaranya adalah
pring mas instant seasoning mix for soup dishes, pring mas instant seasoning mix for curry dishes, pring mas instant seasoning mix for fried dishes. Selain itu, ada bumbu rujak, bumbu pecel,sate, dan gado gado;
serta naneka sambal seperti sambal matah, sambal hijau, sambal bajak,sambal bawang,dan sambal terasi.
Selain melalui kegiatan pengenalan produk, produsen Indonesia juga menjalin kerja sama dengan
perusahaan importir lokal untuk memasuki pasar Arab Saudi.Salah satunya dengan Al RaqebUniversal Group
yang merupakan importir bahan makanan terkemuka di Arab Saudi. Dengan kerja sama ini
diharapkan produk bumbu Indonesia semakin mudah menembus pasar Arab Saudi.
