Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 5,8%, Jateng Akan Genjot Investasi

0
8478682671

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah akan menggenjot investasi untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5,5%-5,8% hingga tahun 2023. Untuk menarik investor, Pemprov Jawa Tengah telah memberikan kemudahan berupa pendaftaran investasi melalui Online Single Submission (OSS).

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sri Puryono mengatakan, selain memberikan kemudahan berinvestasi, pemprov juga akan memprioritaskan pengembangan kawasan industri.

“Ada beberapa prioritas yang nanti akan dikembangkan di Jawa Tengah, yang sudah diperintahkan Komisi XI kepada Bappenas, di antaranya pengembangan kawasan industri di Brebes. Di sana sudah tersedia lahan seluas 7.500 hektare dan itu sudah dalam penguasaan Pemkab Brebes. Mari kita dorong,” tutur Sri hari ini Rabu, 26 September 2018.

Menurut Sri, sektor pariwisata juga menjadi sektor yang seksi untuk dikembangkan, pasalnya pariwisata dapat menyumbang pendapatan daerah yang cukup tinggi. Karena itu, pengembangan destinasi wisata di Jawa Tengah juga ikut diprioritaskan.

Destinasi wisata yang akan dikembangkan, salah satunya adalah Karimunjawa yang kini dijadikan  destinasi wisata unggulan. Seperti diketahui, saat ini penerbangan reguler sudah ada, yakni dari maskapai Nam Air dan Wings Air. Penerbangan reguler tersebut mempersingkat waktu tempuh pelancong untuk tiba di Karimunjawa.

Mantan Kepala Dinas Kehutanan itu mengungkapkan, Pemprov Jateng terus berupaya menyediakan tenaga kerja kompetitif. Salah satu caranya adalah mereplikasi kesuksesan SMKN Jateng yang telah mencetak lulusan siap kerja, bahkan cukup banyak siswa yang memeroleh tawaran kerja sebelum mereka lulus.

“Untuk ketersediaan tenaga kerja kompetitif, SMK Jawa Tengah ini ada tiga, nanti kita replikasi. Nanti bisa memanfaatkan kerja sama dua SMK menjadi satu, tidak harus membangun sekolah baru. Teknisnya ada pada dinas pendidikan,” tambahnya.

Sri Puryono juga berpesan, agar SKPD menyusun rencana strategis (renstra) 2019-2023 secara cermat. Inovasi dan kreativitas jajarannya sangat diharapkan untuk bisa mewujudkan visi dan misi gubernur.

“Renstra lima tahun ke depan saya pesan betul, tim internal di dinas itu segera disusun. Renstra jangan hanya as usual. Panjenenganharus punya proyeksi, punya prediksi ke depan mau apa. Inovasi dan kreasi saya tunggu,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *