Clarita Mawarni Salem Jadi Juri di Pemilihan Putri Pariwisata Bengkulu 2019

0
WhatsApp Image 2019-12-16 at 15.45.11

Pemilihan Putri Pariwisata Bengkulu 2019 yang digelar  Dinas Pariwisata Bengkulu,   dimenangkan oleh Anisha Nadia Dwi Saputri.  Nama Anisha disebut sebagai pemenang pada malam Grand Final yang dilangsungkan di Grage Hotel Horizon, Bengkulu (12/12/2019)

Terpilihnya Anisa meraih mahkota Putri Pariwisata Bengkulu 2019 berdasarkan penilaian dari dewan juri. Salah satu yang mengisi posisi juri adalah Putri Pariwisata Indonesia 2019 Clarita Mawarni Salem. Putri binaan Yayasan EL JOHN Indonesia ini, selalu tampil  percaya diri saat menjadi juri untuk yang kedua kalinya ini.   Bahkan, Mawar merasa bangga dipercayakan menjadi salah satu juri di kontes paling bergengsi di Bengkulu itu.

“Bangga karena saya bisa dipercayakan menjadi juri pemilihan Putri Pariwisata. Tentunya sebagai juri,  saya harus bisa memilih mana yang tepat untuk dipilih menjadi Putri Pariwisata dan ini adalah kedua kalinya saya menjadi juri,” kata Mawar kepada Travel Club.

Mawar mengungkapkan, untuk menjadi juri, dirinya belajar dari pengalaman  saat menjalani masa karantina Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia 2019.

“Cara saya belajar menjadi juru yaitu dengan pengalaman. Yang pertama adalah pengalaman saya selama di karantina dan pada saat saya  mengikuti  Grand Final, sehingga saya tau apa saja penilaiannya dan yang kedua adalah menjadi juri di pemilihan putra putri NTT 2019,” ucap dara cantik asal NTT itu.

Mawar menjelaskan ada tiga kriteria yang dinilai oleh juri, yakni smart,charming,and hospitable.  Keriteria-kriteria tersebut menjadi patokan bagi Mawar untuk memberikan penilaian kepada para finalis.

Untuk kriteria pertama yakni smart, seorang Putri harus memiliki kecerdasan dalam menyikapi berbai persoalan. Kriteria tersebut dapat dilihat saat si finalis melakukan public speaking atau menjawab pertanyaan saat sesi wawancara.

Kriteria yang kedua, menurut Mawar, seorang Putri harus memiliki penampilan yang menarik yang sesuai dengan budaya Indonesia. Misalkan, seperti cara berpakaian dan juga cara membawakan perilakunya.

“Dan yang ketiga adalah attitude atau sikap. Selain cerdas dan berpenampilan menarik sikap atau keramahan adalah yang utama. Seorang putri wajib ramah kepada siapa saja. Dan juga tentunya memiliki  attitude yang bagus. Kalau saya sebagai juri hadir pada saat karantina, di situlah saya menilai bagaimana attitude mereka,,dan jika saya tidak hadir saat karantina maka penilaian temanlah yang saya gunakan.  Jadi saya akan menanyakan pada para finalis bagaimana sih sikap atau attitude para finalis lainnya,” ungkap Mawar.

Mawar berharap kepada pemenang menjadi duta pariwisata yang tak lelah dalam mempromosikan pariwisata   di provinsinya.

“Harapan saya kepada pemenang tentunya saya ingin dia bisa merepresentasikan provinsinga sendiri kemudian bisa memperkenalkan budaya dan pariwisata di provinsinya dan juga di Indonesia,” katanya.

Mawar yang notabenya juga sebagai duta pariwisata, siap berkolaborasi dengan pemenang Putri Pariwisata Bengkulu 2019, demi untuk memajukan pariwisata nasional.

“Tentunya saya siap berkolaborasi dengannya. Saya siap untuk membantunya dan saya pun siap untuk berkolaborasi dengannya,” tutur wanita berusia 19 tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *