DestinationHeadline NewsTourism

Desa Wisata Tembi: Destinasi Mengenal Lebih Dalam Budaya Jawa

Eco Tourism lainnya yang tidak kalah menarik adalah Desa Wisata Tembi. Berlokasi di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa Tembi ini merupakan kawasan kampung kerajinan GMT (Gabusan-Manding–Tembi) yang diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X, pada 31 Agusutus 2007.

Di sini, setiap bulannya digelar kegiatan rutin berupa pertunjukan tarian nasional dari berbagai daerah di Indonesia, pertunjukan wayang, pameran seni rupa, musik, pertunjukan seni baca puisi, workshop, diskusi, dan seminar. Pada kegiatan ini juga akan memperkenalkan budaya Jawa kepada pengunjung dengan menyelenggarakan kegiatan tradisional seperti membajak sawah dengan sapi, membatik, berlatih gamelan, permainan anak-anak, dan lain-lain.

Pada masa lalu, Dusun Tembi merupakan tempat abdi dalem katemben yang tugasnya menyusui anak-anak dari kerabat raja. Barangkali, itulah sebabnya desa ini disebut Desa Tembi. Berkat latar belakang itu pula, hingga sekarang masih saja ada semacam kepercayaan bahwa dengan berkunjung ke Tembi, seseorang bisa mendapatkan kemuliaan bak keluarga raja tempo dulu.

Ketika Anda berkunjung dan berencana menghabiskan waktu selama beberapa hari di Desa Tembi, Anda bisa menyewa homestay yang bernuansa pedesaan serta Anda juga bisa melakukan kegiatan sehari-hari seperti orang-orang yang hidup di pedesaan, mulai dari bertani, memancing dan sebagainya.

Di Desa Tembi ini juga tersedia Museum Rumah Budaya Tembi (Tembi House of Culture) sebagai tempat menyimpan dokumentasi sekaligus informasi tentang sejarah dan budaya Jawa. Bangunan yang dirancang dengan arsitektur Jawa ini, memiliki koleksi yang cukup variatif, yaitu, peralatan tradisional masyarakat jawa seperti peralatan dapur (tungku, dandang), persenjataan masyarakat jawa (keris, tombak), peralatan untuk bertani (bajak), peralatan seni (gamelan, batik). Tak ketinggalan pula koleksi peninggalan berupa foto-foto jaman dahulu, poster kuno, sepeda maupun sepeda motor kuno, bahkan perpustakaannya memiliki koleksi naskah hingga mencapai kurang lebih 5000 naskah.

Fasilitas lain yang tersedia di Museum Rumah Budaya Tembi diantaranya terdapat ruang pameran, meeting room, tempat penginapan, restauran, kolam renang, dan pendopo yang lengkap dengan satu set gamelan.

Di sini jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang informasi mengenai Rumah Budaya Tembi, pengelola setempat juga menyediakan jasa guide yang akan siap memandu dan juga menjawab setiap pertanyaan tentang Rumah Budaya Tembi ini.

Berita baiknya adalah, untuk mengunjungi museum ini, Anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun alias gratis. Karena pendanaan museum ini diambil dari dana pribadi pemilik museum dan para kolektor yang menitipkan koleksinya di museum tersebut.

Sumber dana lainnya juga didapat dari restoran, penyewaan homestay, meeting room, galeri, serta Pendopo juga disewakan untuk acara-acara khusus seperti ulang tahun dan pernikahan.

Penulis: Yulia

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close