Diikuti 38 Negara, Kemenag Gelar MTQ International Mulai 28 Januari di Jakarta

0
muslim-woman-with-kids-reading-quran-together_8595-15158

Kementerian Agama akan mengadakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Internasional ke-4 pada 28 Januari hingga 2 Februari 2025 di Jakarta. Sebanyak 60 peserta dari 38 negara akan berpartisipasi dalam acara tersebut.

MTQ International pada tahun ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik seperti seminar internasional Al-Qur’an, seminar internasional perkembangan kaligrafi Islam di Indonesia, city tour ke Museum Al-Qur’an di TMII, kunjungan ke unit percetakan Al-Qur’an (UPQ), dan tour ke terowongan silaturahmi di Masjid Istiqlal.

Nantinya, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar akan membuka acara secara resmi pada 29 Januari 2025. Pembukaan ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Indonesia sebagai tuan rumah yang profesional dan ramah.

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Ahmad Zayadi mengatakan, penyelenggaraan MTQ International merupakan upaya memperkuat peran Indonesia sebagai pusat peradaban Islam dunia.

“Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, sekitar 237 juta jiwa atau setara 87% dari total penduduk. Ini menjadi alasan kuat bagi Indonesia untuk tampil sebagai rujukan dalam penyebaran Islam yang moderat dan damai,” ucap Zayadi.

MTQ International tidak hanya menjadi ajang lomba membaca Al-Qur’an, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkenalkan wajah Islam Indonesia yang moderat, toleran, dan inklusif.

“MTQ Internasional merupakan bagian dari soft diplomacy Indonesia untuk mempererat hubungan bilateral dan multilateral dengan banyak negara. Ini akan menjadi momentum strategis untuk menunjukkan karakter Islam di Indonesia yang konsisten membawa pesan damai dan penuh toleransi,” kata Zayadi.

Zayadi mengatakan, MTQ International ini menjadi yang pertama setelah sebelumnya digelar pada 2015.

“Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari lebih dari 187 negara yang mengikuti tahap pra-kualifikasi pada akhir 2023,” ujar Zayadi.

Dalam penyelenggaraan MTQ International, Kemenag berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri.

“Kami berkomitmen menampilkan kapasitas dan kapabilitas terbaik. Komunikasi dengan peserta dan dewan juri internasional pun terus diperkuat agar pelaksanaan MTQ berjalan optimal,” ucap Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur’an Rijal Ahmad Rangkuty 

Sementara itu, pada Desember 2023, delegasi dari 187 negara telah melakukan seleksi secara online dengan menghasilkan 60 peserta dari 38 negara yang lulus ke babak grand final.

Negara-negara tersebut terdiri dari 19 negara di Asia, 14 negara di Afrika, 4 negara di Eropa, dan 1 negara di Amerika. Adapun rinciannya yakni 17 peserta cabang Tilawah Putra, 7 peserta Tilawah Putri, 19 peserta Tahfiz Putra, dan 17 peserta Tahfiz Putri.

Rijal menjelaskan, panitia telah menyiapkan 22 dewan hakim. Terdapat 15 dewan hakim dari dalam negeri dan 7 dari luar negeri.

Rijal berharap, MTQ International dapat menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah antarbangsa dan memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *