Disbudpar Batam : Event Pariwisata Batam Akan Terus Disosialisasikan
Event yang diselenggarakan di Batam kali ini semakin banyak dan mendorong masuknya wisatawan apalagi posisinya sebagai crossborder menjadi hal utama untuk memperhatikan Batam sebagai daerah andalan untuk menarik pariwisata. Event yang diselenggarakan juga merupakan kolaborasi antara Disbudpar Batam dengan pelaku industri pariwisata.
Kepala Dinas Disbudpar Batam menjelaskan bahwa event yang digelar pemerintah lebih sedikit ketimbang event yang dilakukan oleh para pelaku pariwisata.
“Sekitar 22 even tahun ini, sebagian besar memang disupport oleh pelaku pariwisata seperti perhotelan, komunitas, paguyuban. Sekitar 25 persen dari pemerintah dan supporting dari kementrian pariwisata,” jelar Pebrialin.
Yang digelar oleh pemerintah kota baik Disbudpar serta OPD lainnya adalah Kenduri Melayu, Tour de Barelang, Parade Tari Daerah, serta omba Perahu Jong. Yang sudah dijalankan programnya adalah Lomba Jong dan Tour de Barelang yang sukses namun masih belum jelas berapa banyak wisatawan yang hadir.
“Tour de Barelang 281 orang, selain peserta mungkin ada juga. Yang lain belum kami dapatkan, biasanya kami dapatkan data ini dari BPS, setiap bulan ada daftar kunjungan wisman,” ujar Pebrialin.
Pebrialin mengatakan bahwa mereka sudah melakukan sosialisasi untuk kalender event Batam namun masih kurangnya menyentuh masyarakat luas terkait event yang akan disleenggarakan. Untuk itu diharapkan masih ada waktu untuk sosialisasi ke masyarakat.
“Sudah kita sebarkan, mungkin jumlahnya yang kurang. Disebar ke masyarakat, ini jadi masukan kami untuk menyentuh lapisan ini,” ucapnya.
Selain itu, Kabag Humas dan Protokol Pemko Batam Ardiwinata angkat bicara bahwa pemerintah sedang berupaya mendorong pembangunan infrastruktur lainnya untuk memberikan kemudahan akses yang mumpuni bagi wisatawan. Selain itu juga dengan memberikan beberap destinasi baru yang siap untuk menarik wisatawan.
“Tidak hanya itu, kita juga siapakan destinasi baru. Contohnya, masjid agung baru di Batuaji,” ujar Ardiwinata.
