Ditjen Hubud Terus Monitor Informasi Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Dirjen Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti memastikan bandara-bandara yang posisinya dekat dengan Gunung Anak Krakatau masih tetap beroperasi seperti biasa. Masih beroperasinya bandara-bandara tersebut, karena hingga hari ini, Selasa (1/1/2019) Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan belum mendapat laporan Notam khusus penutupan bandara dari AirNav Indonesia selaku penyelenggara lalu lintas udara.
Meski demikian, Polana telah memerintahkan jajarannya untuk memonitor secara berkala aktivitas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Posisi operasional di bandara terdekat masih berjalan normal namun saya tetap minta untuk memonitor selalu informasi yang disampaikan baik dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), BMKG maupun dari source lainnya seperti aplikasi I-WISH. Selanjutnya, Airnav agar mendistribusikan informasi tersebut melalui NOTAM kepada airlines dan bandara”, pungkas Polana dalam siaran tertulis yang diterima Redaksi El John News, Selasa (1/1/2019).
Pengalihan dan reroute penerbangan sempat dikeluarkan pihak Airnav Indonesia melalui NOTAM A5440/18 perihal Penutupan dan Reroute akibat sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau, tetapi hanya beberapa saat saja seiring menurunnya aktifitas gunung tersebut.
Seperti diketahui, aktivitas kegempaan Gunung Krakatau telah menurun selama tiga hari belakangan ini. Informasi menurunnya aktivitas gunung tersebut disampaikan langsung Badan Geologi Kementerian ESDM, setelah melakukan pemantau secara rutin, pada Sabtu (29/12/2018).
Dalam pantauannya, menurunnya aktivitas kegempaan diketahui antara lain dari letusan. Biasanya letusangunung ini, mengeluarkan setiap 9 menit. Namun sepanjang Sabtu (29/12/2018) hanya dua letusan.
Selain letusan, tinggi kolom erupsi juga tidak tinggi. Data Badan Geologi Kementerian ESDM menyebutkan tinggi kolom erupsi hanya 700 meter pada pukul 15.00 WIB. Sebelumnya tinggi kolom erupsi bisa mencapai 1.000 meter pada pukul 12.06 WIB.
