Dorong Wisata Belanja di Indonesia Aja, Gerakan nasional BINA Indonesia Great Sale  2025 Resmi Dimulai

0
WhatsApp Image 2025-12-18 at 18.43.06

Gerakan nasional BINA Indonesia Great Sale (BINA IGS) 2025 – Wisata Belanja di Indonesia resmi diluncurkan melalui Opening Ceremony yang digelar di Mall Kota Kasablanka, Jakarta. Acara pembukaan diawali dengan mengheningkan cipta dan doa bersama sebagai bentuk solidaritas bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia. Momen ini menegaskan bahwa penguatan ekonomi nasional harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial.

Peresmian program dilakukan oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kemenko Perekonomian Ali Murtopo Simbolon, Direktur Jenderal IKMA Kementerian Perindustrian Reni Yanita, Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja, serta General Manager Mall Kota Kasablanka Agung Gunawan.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan apresiasi kepada HIPPINDO dan seluruh pemangku kepentingan atas terselenggaranya BINA IGS. Ia menegaskan bahwa sektor perdagangan dalam negeri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pada Triwulan III 2025 konsumsi rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia, yakni sebesar 53,14 persen.

“Peningkatan konsumsi tersebut tercermin dari pertumbuhan Indeks Penjualan Eceran riil sebesar 4,67 persen serta kenaikan transaksi daring melalui e-ritel dan marketplace sebesar 6,19 persen. Kondisi ini menunjukkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga dan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Mendag.

Lebih lanjut, Mendag menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga momentum konsumsi akhir tahun, khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru. Program BINA IGS diharapkan mampu meningkatkan pengalaman belanja, mendorong penjualan ritel, memperluas akses produk UMKM, serta memperkuat daya tarik wisata belanja Indonesia.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah serta dukungan asosiasi ritel dan pengelola pusat perbelanjaan, Indonesia Great Sale 2025 diyakini akan memberikan manfaat signifikan bagi perekonomian nasional,” sambung Mendag.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan bahwa BINA IGS merupakan inisiatif strategis yang mengintegrasikan sektor ritel dan pariwisata untuk mendorong belanja dalam negeri sekaligus mempromosikan produk lokal. Program ini diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan dikolaborasikan bersama Kementerian Perdagangan serta Kementerian Pariwisata.

Menpar menegaskan bahwa wisata belanja memiliki keterkaitan erat dengan pergerakan wisatawan. Data BPS mencatat perjalanan wisatawan nusantara sepanjang Januari–Oktober 2025 mencapai 997,91 juta perjalanan, tumbuh 18,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 12,76 juta kunjungan, tumbuh 10,25 persen, dengan kontribusi devisa pariwisata sebesar USD 13,82 miliar.

“Dalam mendukung pengembangan wisata belanja, kebijakan tax refund dinilai menjadi instrumen penting untuk meningkatkan lama tinggal dan belanja wisatawan. BINA IGS pun menjadi momentum strategis Gerakan Wisata Belanja di akhir tahun, sejalan dengan kampanye “Liburan di Indonesia Aja”. Kami optimistis target transaksi Rp30 triliun dapat tercapai dan mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum belanja nasional ini,” tambah Mendag.

Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah menyampaikan bahwa di tengah pelaksanaan BINA IGS, sektor ritel juga menunjukkan kepedulian sosial terhadap daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Bersama sejumlah pelaku ritel nasional seperti AZKO, Informa, Alfamart, Indomaret, dan IKEA, HIPPINDO menginisiasi penyaluran bantuan sebagai bentuk solidaritas.

Di sisi lain, pelaksanaan Program BINA tetap berjalan dan akan berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dengan target transaksi Rp30 triliun. Sejak sepekan sebelum pembukaan, aktivitas belanja tercatat mengalami peningkatan, seiring dengan promosi dan publikasi yang mulai membangun atmosfer Natal dan Tahun Baru.

“Berbagai program daerah seperti Jakarta Festive Wonder, Surabaya Holiday Super Sale, serta Bali Nusra Great Sale menjadi bagian dari Indonesia Great Sale sebagai payung nasional untuk mengoordinasikan promosi lintas daerah dan tenant. Sektor ritel berkomitmen menjadi penggerak ekonomi, pencipta lapangan kerja, serta pendorong Indonesia sebagai destinasi wisata belanja,” lanjut Budihardjo.

Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja menyampaikan bahwa BINA Indonesia Great Sale didukung oleh 412 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia, mencakup berbagai segmen mal. Momentum Natal dan Tahun Baru merupakan peak season kedua bagi ritel setelah Ramadhan dan Idul Fitri, sehingga inisiatif ini dinilai sangat tepat untuk memaksimalkan kinerja penjualan ritel pada kuartal IV.

Menurut Alphonzus, kuartal IV menjadi periode krusial untuk mengoptimalkan penjualan sebelum tutup tahun, terlebih dengan adanya berbagai stimulus pemerintah seperti diskon tiket transportasi dan tarif jalan tol.

“Sinergi antara sektor pariwisata dan wisata belanja diharapkan mampu mendorong kinerja ekonomi yang lebih kuat, sekaligus membuka optimisme menuju awal 2026,” tambah Alphonzus.

Opening Ceremony juga dirangkai dengan dialog interaktif dan laporan langsung dari sejumlah daerah. Ketua DPD APPBI Provinsi Bali Zee Halmis melaporkan bahwa pelaksanaan Bali Nusra Great Sale yang diikuti 18 pusat perbelanjaan telah mendorong peningkatan traffic pengunjung dan kenaikan omzet ritel hingga 30 persen.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan pembebasan Pajak Reklame dalam rangka Jakarta Wonders 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan BINA Indonesia Great Sale 2025.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *