Sambut Lima Abad Kota Jakarta, Pemprov DKI dan Kemenkes Gelar Vaksinasi HPV Gratis

0
siaranpers_pemprov_dki-20251223094141_l1sll8_869

Dalam rangka menyongsong peringatan lima abad Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menghadirkan program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) gratis bagi masyarakat. Sebanyak 500 dosis vaksin disediakan dalam kegiatan yang digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang didampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi serta Wakil Menteri Kesehatan RI Benyamin Paulus Octavianus. Program ini menjadi bagian dari kampanye pencegahan kanker serviks sekaligus wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan.

Gubernur Pramono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan vaksinasi HPV gratis yang merupakan kolaborasi antara program Selamatkan Perempuan Indonesia (SPRIN) dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Peduli Jakarta. Menurutnya, inisiatif tersebut sejalan dengan semangat Pemprov DKI dalam membangun Jakarta yang sehat dan berdaya menjelang usia 500 tahun.

“Hari ini masyarakat diberikan kemudahan untuk memperoleh vaksinasi HPV secara gratis melalui kegiatan SPRIN bersama POGI Peduli Jakarta. Saya menyambut baik inisiatif POGI dalam menyelenggarakan 500 vaksin HPV gratis sebagai bagian dari rangkaian menuju 500 Tahun Kota Jakarta,” ujar Pramono.

Ia menegaskan bahwa vaksinasi merupakan langkah strategis dalam pencegahan kanker serviks yang masih menjadi salah satu ancaman serius bagi kesehatan perempuan di Indonesia. Berdasarkan data yang ada, sebagian besar kasus kanker serviks sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi HPV yang disertai dengan deteksi dini secara rutin.

“Sekitar 90 persen kasus kanker serviks dapat dicegah jika vaksinasi HPV dilakukan secara optimal dan diikuti dengan pemeriksaan dini. Namun faktanya, setiap 25 menit satu perempuan Indonesia meninggal dunia akibat kanker serviks. Ini menjadi pengingat bahwa langkah preventif harus terus kita perkuat,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Pramono menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk terus memperluas upaya pencegahan kanker serviks. Ia menginstruksikan Dinas Kesehatan DKI Jakarta agar penanganan dan pencegahan kanker serviks dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Saat ini, Pemprov DKI telah menjalankan berbagai program kesehatan yang mendukung pencegahan dan penanganan kanker, antara lain layanan Cek Kesehatan Gratis di fasilitas pelayanan kesehatan, program vaksinasi HPV bagi siswa SD kelas V dan VI, serta layanan paliatif kanker yang terintegrasi dengan program Pasukan Putih. Seluruh program tersebut dirancang untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang adil, mudah diakses, dan berkualitas.

Gubernur Pramono juga menyoroti pentingnya kegiatan vaksinasi HPV gratis bagi kelompok usia dewasa. Ia menyadari bahwa vaksin HPV pada usia dewasa masih termasuk imunisasi pilihan yang belum sepenuhnya terjangkau oleh semua kalangan.

“Oleh sebab itu, kegiatan vaksinasi HPV gratis hari ini menjadi sangat berarti. Ini menegaskan bahwa pencegahan penyakit merupakan investasi jangka panjang demi menjaga kesehatan perempuan, keluarga, dan generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pramono menyampaikan apresiasi kepada POGI yang telah menjadikan Jakarta sebagai salah satu wilayah fokus pelaksanaan program SPRIN. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan derajat kesehatan perempuan secara merata dan berkelanjutan.

“Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat. Saya berharap inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk bersama-sama memperkuat upaya pencegahan kanker, khususnya kanker serviks,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Pramono menyampaikan harapan agar kegiatan vaksinasi HPV gratis ini membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota yang sehat, inklusif, dan berdaya seiring peringatan lima abad berdirinya ibu kota.

“Selamat dan sukses atas terselenggaranya kegiatan hari ini. Semoga upaya ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Jakarta yang lebih sehat dan peduli terhadap kesehatan perempuan menjelang 500 Tahun Kota Jakarta,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *