DPD PDIP Sumut Ajukan Dua Kandidat Lawan Bobby Nasution di Pilgub 2024

0
6a0f34efc01e3bd1244867dc1dba911a

DPD PDIP Sumatera Utara (Sumut) telah mengajukan dua nama kandidat untuk melawan Wali Kota Medan, Bobby Nasution, dalam Pemilihan Gubernur Sumut 2024. Bobby, yang juga menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), telah mendapatkan dukungan dari enam partai politik, termasuk Gerindra, Golkar, Demokrat, NasDem, PAN, dan PKB.

Ketua DPD PDIP Sumut, Rapidin Simbolon, mengungkapkan bahwa dua nama yang diajukan ke DPP PDIP adalah Nikson Nababan dan Edy Rahmayadi. “PDIP telah melalui proses penjaringan dan mengusulkan nama-nama ini ke DPP. Kami mengusulkan kader kami, Nikson Nababan, dan non-kader, Edy Rahmayadi. Nama-nama tersebut telah diserahkan ke DPP,” jelas Rapidin setelah kunjungan di Kantor DPW PKS Sumut di Medan, baru-baru ini.

Rapidin berharap salah satu dari kedua kandidat ini dapat menjadi penantang Bobby, yang sudah mendapatkan dukungan dari enam partai politik besar. Namun, keputusan akhir mengenai siapa yang akan diusung sebagai calon kepala daerah masih berada di tangan DPP PDIP.

“Saat keputusan final dibuat oleh DPP, kami akan mendukung sepenuhnya dan berjuang untuk menang,” tegas Rapidin.

Rapidin menekankan pentingnya adanya lebih dari satu calon dalam pemilihan untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik. Ia mengingatkan pesan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang selalu memperjuangkan demokrasi.

“Jika hanya ada satu calon yang melawan kotak kosong, itu bukanlah demokrasi. Sebagai Ketua DPD, saya akan mengusulkan calon kepada Ibu Megawati. Kami akan membawa calon sendiri, dan apakah mereka diloloskan atau tidak, kami hanya bisa berdoa,” ujarnya.

Rapidin juga menyatakan bahwa PDIP tidak gentar untuk mengambil jalan yang berbeda dari partai politik lain jika diperlukan. Dengan 21 kursi di DPRD Sumut, PDIP memiliki kekuatan untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur tanpa harus berkoalisi dengan partai politik lain.

“PDIP memiliki kekuatan yang cukup di DPRD Sumut untuk mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi. Kami siap berjuang hingga akhir,” pungkas Rapidin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *