Dukung Diplomasi Ekonomi, Riau Siap Jadi Gerbang Investasi Internasional
Sebagai provinsi terluar di Indonesia, Kepulauan Riau terus berupaya untuk menjalin hubungan baik dan kerjasama dengan negara tetangga.
Pernyataan ini diutarakan oleh Asisten 2 Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Syahrul Bahrum saat menerima peserta diklat Sekolah Staf dan Pimpinan Luar Negeri (Sesparlu) angkatan ke- 59 dan Sesparlu International angkatan ke-21 di Tanjung Pinang, Senin, 27 Agustus 2018.
Kapusdiklat Kemlu dan Direktur Sesparlu memimpin kunjungan ke Provinsi Kepulauan Riau, yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus – 1 September 2018.
“Kunjungan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang potensi Kepulauan Riau sebagai wilayah terluar Indonesia,” jelas Direktur Sesparlu June Kuncoro Hadiningrat.
Peserta Sesparlu internasional terdiri dari 7 diplomat senior dari Azerbaijan, Kamboja, Guyana, Peru, Papua New Guinea, Fiji, dan Vietnam. Sedangkan Sesparlu angkatan ke-59 terdiri dari 27 diplomat senior Kementerian Luar Negeri.
Selain bertemu dengan Pemprov Kepri, para peserta Sesparlu juga bertemu dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan (28/8). Bintan bertekad untuk menjadi beranda Indonesia dalam hubungan dan kerjasama Indonesia dengan pihak luar negeri.
Bintan secara intensif mengembangkan kerjasama di sektor pariwisata dan industri, antara lain melalui pembangunan Free Trade Zone (FEZ) dan Special Economic Zone (SEZ) dengan pemerintah pusat.
Pemprov Kepri dan Pemda Bintan mengharapkan kebersinambungan dukungan dan kerjasama Pemerintah pusat termasuk Kementerian Luar Negeri untuk menangani isu tersebut. (Sumber Kemenlu).