Dukung Tingkatkan Ekspor, IPC Car Terminal Kedepan Akan Menjadi Fasilitator

0
WhatsApp Image 2019-06-20 at 14.42.56

Beroperasi sejak Juni 2007, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk, atau yang  dikenal  juga dengan nama IPC Car Terminal terus menunjukkan eksistensinya sebagai perusahaan penyedia layanan terminal kendaraan . Anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Dua ini, menjadi salah satu unsur pendukung untuk meningkatkan laju ekspor Indonesia, khususnya ekspor kendaraan.

Bahkan perusahaan yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Priok itu,  sudah menyatakan tekadnya tidak hanya sebagai operator terminal saja, namun ke depan IPC Car Terminal  akan menjadi fasilitator. Hal itu diungkapkan Direktur Operasi  IPC Car Terminal Indra Hidayat Sani, saat menjadi nara sumber di program Business and Invesment Forum di studio EL JOHN TV, Neo Soho Capital lantai 40, Jakarta, Rabu (19/6/2019). Program  talk show ini dipandu oleh Host  Johnnie Sugiarto selaku CEO  PT EL JOHN Indonesia dan Co Host Putri Amelia Zahraman (Runner-up 3 Putri Pariwisata Indonesia 2016).

Indra mengatakan layanan  untuk   menjadi fasilitator ini, merupakan arahan dari Komisaris utama IPC Car Terminal yang tak lain adalah Direktur Utama PT Pelindo Dua Elvyn G Masassya. Dengan layanan baru itu, diharapkan ekspor kendaraan  tumbuh pesat, mengalahkan  angka impor.

“Tugas kami bagaimana caranya  membantu  para eksportir kendaraan untuk meningkatkan ekspornya ,nah ini yang kita lakukan di terminal-terminal kendaraan kami, sehingga kita menunjang apa itu gerakan industrialisasi yang ada di Indonesia, sesuai amanah  Bapak Presiden yakni bagaimana ekspor kita itu lebih banyak dari pada impor,  dan juga untuk memperluas  tenaga kerja kita,” ujar Indra.

Menurut Indra, kendaraan yang dibuat di Indonesia saat ini sudah diterima banyak negara, antara lain Mexico, Chili, Arab Saudi, Singapura dan Filipina. Hal itu menunjukan bahwa kendaraan karya anak bangsa patut diperhitungkan.

“Kalau di Asia itu kita sampai ke Vietnam, Filipina, Thailand dan salah satu yang sangat membanggakan adalah  hanya Indonesia  yang memproduksi mobil  merek-nya Jepang tapi ekspornya  ke Jepang, itu hanya di Indonesia,” kata Indra.

Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) disebutkan  total ekspor mobil utuh (completely built up, CBU) Januari-September 2018 mencapai 187.752 unit. Jumlahnya naik 10,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 170.059 unit.

Lebih lanjut Indra mengatakan, IPC Car Terminal selalu menjaga kepercayaan para kliennya, seperti disiapkan supir-supir khusus yang sudah terlatih  untuk dapat menjaga mobil agar tidak lecet. Perusahaan ini tidak hanya menangani bongkar muat  ekspor -impor kendaraan, tapi juga untuk domestik.

“Tidak hanya menangani komoditas ekspor dan impor, tapi juga untuk domestik. Jadi distribusi kendaraan  mobil dan alat berat, dari Jakarta atau pun daerah Jawa ke Sumatera, ke Surabaya sampai ke Kalimantan dan Sulawesi itu  mayoritas melalui kita, khususnya lagi ekspor dan impor, jelas Indra.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *