PageantsTourism

Dukungan Penuh Kemenpar Bagi 40 Tahun Berkarya Sundari Soekotjo

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan konser musik keroncong bertajuk “Senandung Keroncong Indonesia: Sundari Soekotjo 40 Tahun Berkarya” yang akan berlangsung di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta pada 21 April 2016 mendatang. Penyelenggaraan konser musik keroncong yang akan berkolaborasi dengan genre musik lainnya ini dalam rangka melestarikan musik keroncong sebagai aset budaya bangsa yang bisa menjadi daya tarik pariwisata Indonesia sekaligus sebagai apresiasi kepada artis penyanyi Sundari Soekotjo yang selama 40 tahun berkarya untuk kemajuan musik keroncong di Tanah Air.

Asdep Pengembangan Segmen Pasar Bisnis dan Pemerintah, Tazbir didampingi Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal, Raseno Arya, mengatakan, musik keroncong bagian dari budaya bangsa Indonesia perlu dilestarikan di antaranya dengan menjadikan sebagai daya tarik pariwisata yang dikemas dalam Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia sebagai upaya mendongkrak pariwisata yang tahun ini mentargetkan kunjungan 12 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 260 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus).

Tazbir menjelaskan, musik (termasuk musik keroncong) dan pariwisata mempunyai hubungan sangat erat karena sama-sama ‘crative industry’ atau ‘cultural industry’ atau masuk kategori gelombang keempat, setelah tiga gelombang Alfin Toefler selesai yakni; pertanian, manufaktur, dan teknologi informasi. “Hubungan erat itu terlihat, musik (musik keroncong) dapat dilestarikan melalui kegiatan pariwisata sebaliknya pariwisata dapat dipromosikan melalui kegiatan musik,” kata Tazbir dalam launching dan jumpa pers “Senandung Keroncong Indonesia: Sundari Soekotjo 40 Tahun Berkarya” di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Rabu (6/4).

Tazbir mencotohkan sejumlah even pariwisata berupa pertunjukan konser musik seperti Java Jazz dan Batam Jazz Festival yang digelar setiap tahun banyak diminati para penggemar jazz yang juga sebagai wisman datang dari berbagai negara. Begitu pula tour grup band Slank di kota-kota besar di tanah air menarik minat para fans Slank dari berbagai kota datang ke tempat konser merupakan pergerakan wisnus. “Dalam konser tersebut tidak jarang dilakukan kolaborasi antara musik jazz, metal, ataupun pop semuanya menjadi sebuah sajian hiburan yang menarik bagi wisatawan,” kata Tazbir.

Pegelaran konser musik “Senandung Keroncong Indonesia: Sundari Soekotjo 40 Tahun Berkarya di Ciputra Artpreneur Theater yang memiliki kapasitas 1.100 penonton tersebut dibuat menaik dan unik dengan menampilkan kolaborasi antara penyanyi keroncong Sundari Sukotjo dengan sejumlah penyanyi papan atas dari berbagai aliran (genre) musik seperti; campur sari, pop, jazz, dangdut, reggae, blues, metal, underground,disc jockey (DJ) dan lainnya.

Sejumlah penyanyi dan musisi kenamaan antara lain; Rossa, Ikke Nurjanah, Intan Soekotjo, Kunto Aji, Didi Kempot, Wingky Wiryawan,TopanTofano, Evan Virgan, Dian Mita, Keroncong Tujuh Putri, dan musisi Dwiki Dharmawan Orchestra mendukung konser tersebut. Pada kesempatan itu Sundari Soekotjo bersama rekan-rekan musisi akan membawakan beragam lagu dengan aransemen keroncong yang diperkaya dengan warna dan penampilan yang lebih atraktif.

Penyanyi keroncong Sundari Untinasih Soekotjo mulai bernyanyi keroncong sejak usia 10 tahun kemudian memulai debutnya secara professionalsetelah menjadi juara Bintang Radio & Televisi jenis Keroncong tahun 1979. Dalam perjalanan selama empat dekade hingga kini, wanita kelahiran Jakarta pada 14 April 1965 ini, terus berkarya sebagai artis penyanyi keroncong dan banyak digemari masyarakat dari kalangan tua maupun muda di Tanah Air.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button