Lifestyle

Efek buruk sinar matahari bagi kulit anda

atasi-efek-buruk-polusi-pada-kulit-wajah-mulai-sekarang

Sinar matahari memang terbukti baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang, namun tahukah Anda bahwa paparan sinar matahari dapat menyebabkan berbagai dampak negatif pada kulit?tidak hanya membuat warna kulit Anda berubah menjadi lebih gelap, tapi juga dapat menyebabkan masalah-masalah kulit lainnya. Komponen yang berbahaya dari sinar matahari adalah sinar ultraviolet A dan B yang dapat menyebabkan sunburn (kulit terbakar), tanning (kulit menjadi lebih gelap), penuaan dini, bahkan kerusakan sel kulit yang berakibat timbulnya kanker kulit. Namun, disamping bermanfaat bagi kesehatan, ternyata sinar matahari juga membawa dampak buruk bagi kesehatan kulit.

Dampak tersebut akan terlihat karena adanya pengaruh kumulatif dari paparan sinar matahari. Risiko buruk dan sinar matahari di antaranya adalah kerusakan sel-sel kulit, kerutan dini, bintik-bintik hitam, keratosis actinic, dan kanker kulit.Kita harus waspada terhadap sinar matahari pada kisaran pukul 9 pagi sampai dengan pukul 3 sore hari. Karena, di antara waktu tersebut sinar matahari mengandung sinar ultaviolet (UV), sinar inilah yang dapat merusak kesehatan kulit. Paparan radiasi ultraviolet dari sinar matahari berkontribusi paling banyak terhadap kerusakan dini pada kulit. Banyak perubahan kulit yang umumnya disebabkan paparan radiasi UV berkepanjangan.

Berdasar laporan WHO pada 2007, mencapai 90 persen kanker kulit karena bahaya sinar ultraviolet. Ultraviolet merupakan salah satu jenis radiasi sinar matahari. Sedangkan jenis radiasi lainnya adalah inframerah (yang memberikan panas) dan cahaya yang terlihat. Penyerapan sinar matahari secara terus menerus pada sel kulit dapat berkembang menjadi kanker kulit. Umumnya kanker kulit ditemui disekitar hidung, pipi, atau darah yang tidak tertutup dari sinar matahari.

Oleh karena itu melindungi kulit dari paparan matahari menjadi hal yang perlu dilakukan. Hindari terkena sinar matahari langsung setelah jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Selain itu, untuk mencegah sengatan matahari secara langsung ke kulit, sebaiknya gunakan pelindung seperti topi, payung, baju lengan panjang dan celana panjang. Gunakan selalu krim tabir surya saat beraktivitas diluar maupun saat berada di dalam ruangan atau kendaraan dan Anda duduk di dekat jendela.

Masalah yang dapat ditimbulkan yaitu Kulit menjadi berkerut. Kulit yang berkerut merupakan salah satu efek akibat terdedah sinar matahari yang berlebih. Kerutan ini disebabkan karena kolagen yang ada dalam lapisan kulit mengalami kerusakan. Ketika kolagen rusak, kulit menjadi kasar dan kelembaban juga hilang sehingga terbentuk kerutan. Munculnya kerutan merupakan salah satu proses penuaan dini yang sangat di takuti manusia. Terlalu lama di bawah sinar matahari dapat membuat kuit menjadi kasar. Kulit kasar juga merupakan salah satu akibat dari kerusakan kolagen kulit.

Komedo yang sering menganggu kehalusan dan kindahan kulit wajah, teryata dapat timbul karena disebabkan oleh paparan sinar matari berlebih. Sinar ultraviolet pad amatahri adalah yang menyebabkan kulit terbakar. Sinar ultraviolet dapat menembus kulit dan mematikan sel kulit yang hidup. Pada sel kuliy yang mati aliran darah terhambat sehingga akan menyebabkan munculnya benjolan-benjolan berwarna merah yang mengerikan. Jika tidak segera ditangani, kerusakan sulit seperti ini akan menyebabkan cacat permanen padan kulit seperti munculnya flek-flek hitam.

Kulit yang terpapar sinar matahari terlalu lama bisa mengalami gejala terbakar seperti kemerahan, bengkak, perih dan melepuh. Biasanya semakin terang warna kulit maka akan semakin mudah terbakar. Selain itu semakin sering kulit terbakar maka akan semakin besar resikonya terkena Melanoma, salah satu jenis kanker kulit. Untuk mengatasinya bisa dengan kompres dingin dan pelembab yang mengandung aloe vera. Sering dianggap sebagai penampilan kulit yang sehat. Namun sebenarnya saat kulit berubah warna menjadi lebih gelap, terjadi kerusakan pada sel kulit sehingga sel penghasil pigmen pada kulit akan memproduksi lebih banyak melanin (pigmen) sehingga warna kulit menjadi lebih gelap dari sebelumnya.

Biasanya terjadi pada orang-orang yang terkena paparan sinar matahari dalam jangka waktu lama dan rutin. Sinar UV A akan menembus jauh ke dalam kulit sehingga dapat merusak sel kolagen juga menyerap kelembapan dari sel-sel kulit. Hal ini membuat kulit kering dan kasar serta kehilangan kelenturannya. Selain itu, terpapar matahari membuat kemunculan bintik-bintik kecoklatan yang mengganggu penampilan. Kesemuanya ini dapat membuat penampilan seseorang tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Jadi sekarang jangan asalh keluar pada jam yang telah disebutkan ya, toh tidak bagus juga bagi kulit anda. (arf)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button