CultureEco Tourism

Festival Kampung Tani di Kota Batu Mendapat Antusias Dari Wisatawan

Kota Batu yang saat ini menjadi salah satu destinasi utama wisata memiliki banyak daya tarik tersendiri. Adanya taman rekreasi, wisata alam dan bahkan atraksi yang ada di desa setempat. Kali ini yang akan dibahas adalah Festival Kampung Tani yang dilaksanakan di Kota Batu. Festival tersebut berlangsung dari tanggal 12-14 Mei 2017 dan dihadiri oleh ratusan wisatawan yang sedang mengunjungi Kota Batu.

Kegiatan tersebut memiliki keunikan dimana lokasinya berada di area persawahan  yaitu Sawah Putuk namun memiliki view indah terkait bukit dan gunung. Oleh karenanya banyak yang tertarik mengikuti festival tersebut. Festival ini berlatar kegiatan tani serta adanya karnaval dengan memakai busana, kostum dan aksesoris yang berkaitan dengan pertanian seperti caping dan orang-orangan sawah.

Selain itu ada juga yang membawa gunungan hasil bumi seperti tomat, cabai merah, kubis, terong dan lain-lainnya. Di festival tersebut terdapat agenda lainnya yang digelar yaitu Pak Tani Day, Bule Sobo Kampung, Jaran Kepang, RW Menari, Tari Kampung Tani, Fashion On The Field, dan Pencak Silat Plus. Event ini diselenggarakan Kelurahan Temas yang merupakan salah satu wilayah penghasil pertanian yang kuat..

”Di Kelurahan Temas itu yang kuat pertaniannya,” kata Aries.

Dalam sektor pertanian tersebut, pengelolaan yang baik akan bisa berkolaborasi dan memanfaatkan sektor pariwisata. Temas menjadi contoh kelurahan yang memanfaatkan lahan pertanian untuk berwisata. Kelurahan Temas saat ini sudah memiliki Kampung Tani dan Kampung Ekologi.

“Di sana bisa petik sayur organik, dilengkapi dengan outbound dan ada penginapannya juga,” ujar Aries.

Arief mengharapkan dengan Festival Kampung Tani bisa memacu semangat para pelaku pertanian di Temas serta golongan anak-anak muda mau bertani.

“Karena sekarang banyak anak muda yang lebih suka bekerja di kantoran,” imbuhnya.

Lurah Temas yaitu Aditya Prasaja mengatakan Festival ini pesertanya adalah dari gabungan kelompok tani (Gapoktan) se-Malang Raya.  Dengan kelompok tani sebagai pesertanya adalah dapat mengenalkan dan mengedukasi mengenai pertanian organik.

Oleh karena itu semua unsure gapoktan yang menjadi peserta ini mendapat pelatihan oleh lembaga Sertifikasi Organik Seloliman, Lesos Indonesia.

“Selain itu tentunya adalah Festival Kampung Tani ini sudah jadi brandingnya Desa Temas,” kata Aditya.

 

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button