0-pesona-senggigi-1024x678

Geliat Festival Pesona Senggigi 2016 dimulai. Kemeriahan tampak sore ini di Pantai Senggigi, baik di laut juga di pantai.

Pendahuluan festival ini diisi dengan parade puluhan perahu nelayan yang membawa penabuh Gendang Beleq. Perahu nelayan ini mengawal kedatangan KAL Lembar dari satuan Lanal Mataram.

Rute pendahuluan Festival Pesona Senggigi dimulai dari Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, Jumat (16/9). Dalam kapal perang TNI AL ini ditumpangi oleh Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid dan rombongan, Danlanal Mataram Kolonel Marinir Djentaju Suprihandoko, dan Danlanud Rembiga Kolonel Bambang Gunarto. Perjalanan berakhir di Pantai Senggigi sebagai pusat acara.

Bupati Lombok Fauzan Khalid mengatakan harus terdapat perubahan konsep yang ada dalam festival setelah berlangsung selama kurang lebih 19 tahun ini. Perubahan itu dimulai pawai di jalan dirubah ke laut.

“Kita ingin mencari inovasi baru dan menyadari andalan objek wisata laut. Kita coba lewat pantai dengan memanfaatkan potensi nelayan dipadu dengan Gendang Beleq sebagai kesenian Suku Sasak,” jelas Fauzan di atas kapal.

“Danlanal juga ingin berkontribusi dengan menawarkan kapalnya untuk dipakai dalam kesempatan ini,” imbuh Fauzan.

Ia berharap acara ini bisa lebih menggema lagi dan mendapat hasil maksimal dari kegiatan ini. Di dalam festival ini merupakan gabungan dari pekan seni, olahraga, dan atraksi

Sementara itu, Danlanal Mataram Kolonel Djentaju mengatakan festival ini merupakan potensi maritim. Oileh karenanya perlu dukungan semua pihak sebagai suksesor.

“Ini kan termasuk potensi maritim. Bagi kepentingan masyarakat dan termasuk pariwisata harus kita dukung. Kita maksimalkan,” jelas Djentaju.

“Membantu masyarakat dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Atas instruksi Presiden Jokowi kita gali pula potensi di laut. Kita awali dari yang kecil sampai besar,” tambah dia.

Pembukaan Festival Pesona Senggigi akan berlangsung malam nanti. Acara ini akan berlangsung dari tanggal 16-19 September sebagai penyambung acara Bulan Budaya Lombok Sumbawa 2016.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *