CultureHeadline News

Gelar Perayaan HUT Ke-23, Ketum PSMTI Berpesan Rangkul Generasi Muda

Perayaan hari ulang tahun (HUT)  ke-23 Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) pada Sabtu (9/10/2021) berlangsung semarak dan disiarkan langsung oleh EL JOHN TV. Perayaan yang  digelar di kantor  Perhimpunan  Hakka Indonesia Sejahtera, di Jalan Batu Tulis, Pecenongan, Jakarta Pusat ini, dilangsungkan secara hybrid (offline dan online).

Untuk acara offline-nya dihadiri undangan terbatas dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Udangan yang mengikuti jalani perayaan HUT lebih banyak hadir melalui virtual dan total ada seribu lebih yang hadir, mulai dari pengurus dari tingkat pusat hingga daerah maupun anggota

Sekitar seribu lebih tamu undangan yang mengikuti perayaan ulang tahun,  termasuk yang hadir melalui online.Puncak perayaan hari ulang tahun ditandai dengan meniup lilin dan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum PSMTI David Herman Jaya bersama sejumlah pengurus pusat. Tahun ini, perayaan hari ulang tahun mengambil tema ‘Eratkan Persaudaraan Kita Menuju Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh”

Dalam sambutannya Ketua Umum PSMTI David Herman Jaya mengajak segenap pengurus PSMTI untuk melibatkan lebih banyak lagi generasi muda dalam mengelola PSMTI kedepan.  Generasi muda diyakini David,  memiliki ide dan kreativitas dalam melahirkan inovasi baru.

“Tentu saja ini tidak mudah karena kita berhadapan dengan generasi milenial yang mempunyai karakter yang berbeda-beda. Tetapi kita yakin bahwa mereka pasti mereka bisa dan bisa.Generasi muda Tionghoa Indonesia harus dibekali dengan satu pengetahuan tentang PSMTI, baik sejarah, perjuangan PSMTI masa lalu, masa kini  dan masa yang akan datang,” kata David.Namun dibalik itu, bagi pengurus dan anggota PSMTI yang sudah berumur untuk tidak berhenti melakukan yang terbaik bagi kemajuan PSMTI. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara para senior dengan generasi muda.

“Untuk menjadi PSMTI sebagai organisasi akan terus ada dan panjang umurnya maka tidak ada kata pensiun.Tugas kita generasi yang sudah ada, sebelumnya generasi muda, ini adalah sebagai fasilitator yang memberikan kesempatan sang guru yang mengajarkan sebagai pendamping  yang memastikan tetap fokus  dan membantu jika ada kendala sebagai motivator yang memberi semangat sebagai pengarah, pembimbing agar mencapai tujuan,” ungkap David.David juga mengajak seluruh anggota PSMTI untuk selalu mengaplikasikan nilai yang diwariskan oleh leluhur, yakni hidup bersama dan  melestarikan kearifan lokal.

“Pewaris tradisi nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang kita miliki, kita hidup bersama secara turun temurun oleh suku Tionghoa agar dapat menjadi identitas suku Tionghoa Indonesia dan pada akhirnya  tidak hanya memperkaya budaya nusantara tetapi juga menjadi budaya sebagai nilai fundamental yang berfungsi merekatkan persatuan,” tutur David.Hal senada juga disampaikan Dewan Pertimbangkan PSMTI yang disampaikan Brigjen TNI (Purn.) Tedy Jusuf. Mantan Ketua Umum PSMTI ini berpesan agar anggota PSMTI tetap bergandengan tangan membantu pemerintah dalam menciptakan Indonesia yang lebih maju lagi.

“Sesuai dengan tema hari ulang tahun PSMTI agar kita memantapkan persatuan dan kesatuan dalam rangka membantu pemerintah mewujudkan Indonesia yang maju dan bermartabat,’ ujar Tedy Jusuf

“Saya mengharapkan nanti bisa dijabarkan dan direalisasikan  di dalam munas yang akan datang, khususnya kita jabarkan di dalam program kerja 4 tahun kedepan,” tambahnya.

Tak lupa, Tedy Jusuf juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus dan anggota PSMTI atas kontribusinya untuk mengembangkan dan memajukan PSMTI.

Dalam perayaan ini, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju ikut menyampaikan selamat atas hari jadi PSMTI ke-23. Di antaranya dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jend Polisi (Purn)  Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Mendagri berpesan kepada PSMTI untuk terus merajut dan merawat Kebhinekaan sebagai modal dalam mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Keberagaman merupakan kekayaan kita semua dan ini  perlu dirawat bukan dijadikan pemecah bagi kita semua oleh karena itu dalam konteks acara pada hari ini saya berharap Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia dapat mengambil momentum ulang tahun yang ke-23 ini mulai memikirkan konsep-konsep dalam rangka memperkuat pluralisme kemajemukan bangsa kita agar tidak terpecah belah, NKRI tetap bersatu, tetap utuh,” ungkap Mendagri.Sementara itu, Menhub  berharap kepada PSMTI untuk tidak putus dalam berkarya sebagai upaya membantu pemerintah menggerakan roda perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

“Dalam situasi pandemi saya harap seluruh anggota PSMTI tetap sehat, semangat dan terus berkarya agar dapat menggerakan perekonomian masyarakat. PSMTI makin kompak dan menjadi bagian dari kita dalam mewujudkan Kebhinekaan, kerukunan dan toleransi dalam masyarakat. Teruslah menjalin persaudaraan dalam keberagaman untuk mewujudkan persatuan Indonesia,” tutur Menhub.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close