Generasi Pesona Indonesia Take Action di Solo Festival Gamelan 2017

0
Komunitas-GenPI-Jateng-740x431

Keaktifan pemuda Generasi Pesona Indonesia (GenPI) semakin meningkat. Kali ini aksi nyata yang mereka lakukan adalah di ajang Solo Festival Gamelan (SFG) 2017. Festival tersebut digelar di Benteng Vastenburg Sabtu 6 Mei 2017.

Festival kali ini berhasil memasukan hashtag #FestivalGamelan2017menjadi hits di Twitter dan Instagram dan masuk peringkat enam besar trending topic Indonesia. Ini berlangsung selama 6 jam diman rekaman foto, video dan nuansa keseruan acara tak henti-hentinya di upload ke dunia maya oleh pemuda Genpi Jawa Tengah.

“Apa pun event-nya, dimanapun itu, pasti akan kami buat heboh. Ini supaya masyarakat yang tidak datang bisa tahu, bisa membayangkan, bisa merasakan langsung lewat hastag di sosial media mereka,” ucap Shafigh Pahlevi Lontoh, Koordinator GenPi Jateng.

Dengan memberikan story telling mengenai festival tersebut secara terus menerus sehingga menimbulkan ketertarikan bagi netizen untuk mengikutinya.

“Memang Kota Solo The Spirit of Java. Buktinya acara ini dari awal sampai akhir penontonnya tak berkurang. #festivalgamelan2017,” postingan dari akun @JatengTwit.

“Pergelaran #FestivalGamelan2017 “Gangsa Ngarukunke Bangsa.” Kereen Abiis,” jelas pemilik akun @AgendaSolo.

Dari twit yang diberikan semua memberikan komentar dan dukungan positif dan informatif dan tidak ada yang provokatif.

“Kami yang tergabung di GenPI Jawa Tengah bangga akan kekompakan temen-temen komunitas ini. Apalagi teman-teman GenPi lain juga ikut berpartisipasi menggunakan tagar tersebut untuk di repost sehingga bisa menjadi pembicaraan banyak orang di medsos. Di GenPi, kami bukan berkompetisi. Yang kami lakukan justru berkolaborasi untuk mengangkat pariwisata berkibar hingga ujung dunia,” ujar Ariyanto, saalah satu anggota GenPi Jateng.

Kadin Kebudayaan Surakarta yaitu Sis Ismiyati mengapresiasi semangat para pemuda GenPi. Apresiasi tinggi diberikan untuk GenPi Jateng dan yang lainnya seperti Lombok Sumbawa, Jabar, Sumbar, Aceh, Jatim, Maluku serta Sumsel yang baru dilaunching akhir pekan silam.

“Terimakasih kawan-kawan GenPi. Partisipasi kawan-kawan di dunia maya sangat luar biasa. Gara-gara itu tema ‘Gangsa Ngerukunake Bangsa’ jadi bahan perbincangan netizen. Dari yang nggak tahu jadi paham. Yang tahu, jadi makin cinta. Tema yang diangkat adalah toleransi antar masyarakat melalui pendekatan budaya. Dan itu sukses dipromosikan dengan baik hingga seluruh pelosok negeri,” jelas Sis Ismiyati.

Selain itu Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo juga ikut senang atas keberhasilan kegiatan ini dan berterima kasih kepada partisipan acara tersebu..

“Setiap kelurahan di Surakarta akan diberi Slendro Pelok satu pangkon. Budaya ini harus kita lestarikan. Terima kasih sekali untuk Mas Lukas dan Mas Priyo adalah komposer yang luar biasa. Terimakasih juga GenPi. Tahun depan kita adakan kembali yang lebih dahsyat lagi,” kata Hadi.

Aksi nyata dari GenPi juga mendapat perhatian dari Menteri Pariwisata Arief Yahya. Sejak dibuat dan sudah mulai menyebar ke delapan provinsi adalah untuk fokus GenPI menjadi endorser. Ikut mendukung aktivitas atau kegiatan pariwisata di masing-masing wilayahnya sehingga berimplikasi dalam mempengaruhi publik untuk berwisata.

“Kawan-kawan GenPi punya networking yang luas. Kalau di Instagram, Facebook, Path, Twitter, Youtube, WA status –layanan terbaru WhatsApp, pasti akan mempengaruhi orang untuk berwisata karena sekarang eranya digital lifestyle. Teruskan sampai betul-betul mempengaruhi publik untuk berwisata. Salam Pesona Indonesia,” ujar Arief.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *