Gubernur Soni Berharap Pemprov Sulsel Dipimpin 30 Persen Perempuan

0
IMG-20180423-WA0090

Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono berharap di lingkup Pemerintahan Provinsi Sulsel 30 persen dipimpin atau diisi oleh kaum perempuan, baik kepala dinas ataupun kepala biro.

“Kalau di pencalonan minimal 30 persen perempuan (UU Pemilu), kalau kita ambil di birokrasi, maka seharusnya 30 persen kepala dinas dan badan seharusnya perempuan mininum,” kata Soni Sumarsono.

Hal ini dia sampaikan saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada apel rutin di Lapangan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (23/4).

Diketahui, di dunia politik sendiri diakomodasi kuota atau keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam Undang-Undang Pemilu.

Pada upacara ini, pelaksana upacaranya semua diisi oleh kaum perempuan. Ini juga sebagai bagian dari semangat peringatan Hari Kartini yang jatuh pada Sabtu lalu (21/4). Hal ini sebagai komitmen terhadap keberpihakan kaum perempuan.

Di Lingkup Pemprov Sulsel sendiri saat ini tercatat kepala dinas, kepala biro dan staf ahli diisi oleh antara lain, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Sulsel, Andi Murlina, Kepala Disdukcapil dan KB Sukarniaty Kondolele, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Sulsel Fitriani, Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel Sri Endang Sukarsih, Kepala Biro Perlengkapan dan Aset Daerah Setda Provinsi Nurlina, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Sulsel Since Erna Lamba dan Staf Ahli Gubernur Ayunsri Harahap.

Hal lain yang disampaikan oleh Soni, adalah agar ASN lingkup Pemprov aktif melaporkan kondisi di lingkungan kerja mereka masing-masing dan memberikan masukan. Juga terkait agar OPD mempersiapkan para pegawai untuk mengikuti pertandingan antara OPD lingkup Sulsel,  serta lomba cipta mars Sulsel yang bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Untuk cipta lagu, pencipta lagu akan dicatatkan dalam sejarah sebagai pencipta lagu mars Sulsel, dan akan kita Pergubkan.  Kalau pemerintah bisakah? Individual yang menciptakan silahkan, hanya menciptakan yang menyanyikan bisa yang lain,” sebutnya.

Soni juga kembali mengingatkan kembali terkait netralitas ASN, dari sekian banyak kasus pelanggaran netralitas ASN, di Sulsel belum ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *