Hadapi Tahun Politik, Pemerintah Bangun Optimisme Industri Pasar Modal

0
1

Pemerintah terus berusaha menciptakan iklim usaha yang kondusif di dalam negeri, terutama bagi pasar modal sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pelaku industri dan investor pasar modal di Indonesia perlu menjaga semangat berbisnisnya meskipun di tengah menghadapi tahun politik.

“Salah satu tantangan di tahun politik adalah tentang penguatan ekonomi, khususnya pasar modal. Yang perlu diperhatikan tidak hanya market, tetapi juga institusinya,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia dan Musyawarah Anggota Tahunan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2018 di Jakarta, Rabu (1/8).

Ada dua tantangan yang harus dihadapi perekonomian Indonesia saat ini. Pertama adalah dari sisi politik, di mana akan diselenggarakan Pemilihan Umum tahun depan untuk Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden. Tantangan kedua, yakni terkait dengan defisit neraca transaksi perdagangan dan defisit neraca transaksi berjalan.

Oleh karena itu, pemerintah berharap agar para emiten menjaga kinerjanya supaya dapat menjaga iklim investasi yang baik di Indonesia. Menteri Airlangga menyebutkan bahwa penguatan devisa merupakan salah satu tantangan besar untuk mengontrol dana keluar dari pasar keuangan atau capital outflow.

Menperin mengatakan, pemerintah akan mendorong penguatan pasar modal dengan meningkatkan pasar domestik sehingga pasar modal tidak rentan anjlok. “Domestic market ini bukan ritel, tetapi institusi domestik yang nanti bisa meningkatkan resilience di pasar modal,” jelasnya.

Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Franciscus Welirang mengaku, sebagai emiten di bursa harus optimistis. “Setiap tantangan yang ada kita juga harus mencari kesempatan yang ada,” ujarnya saat melihat pembukaan IHSG di hari itu mendekati level 6.000 atau di zona hijau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *