Harmoni Natal Bersama PSMTI, Lansia dan Anak Panti Rayakan Sukacita di PIK

0
WhatsApp Image 2025-12-20 at 15.12.08

Suasana hangat dan penuh keceriaan mewarnai perayaan Natal yang digelar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Eclipse, PIK Pantjoran, Jakarta Utara, Jumat (19/12/2025). Puluhan lanjut usia dan anak-anak dari panti sosial tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas dalam nuansa kekeluargaan dan kebersamaan.

Para peserta berasal dari tiga panti sosial, yakni Rumah Misi Pelayanan Tanpa Batas, Rumah Religius Yayasan Atma Brata, serta Panti Asuhan Hati Bangsa. Mereka diundang secara khusus oleh PSMTI untuk merayakan Natal bersama dalam acara yang mengusung tema “Harmony Together”.

Perayaan Natal ini diinisiasi oleh Wakil Ketua Umum Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup PSMTI, Lusi Oey, bersama jajaran pengurus, dan didukung oleh PSMTI Pusat serta Yayasan EL JOHN Indonesia.

Momentum Natal 2025 ini dimaknai PSMTI sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus refleksi spiritual dalam menyambut Tahun Baru 2026. Melalui doa bersama dan kebersamaan lintas usia, PSMTI mengajak seluruh peserta untuk memperkuat nilai kasih, persaudaraan, dan kepedulian sosial.

Meski dikemas dalam suasana perayaan, PSMTI tetap menunjukkan empati terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah bencana alam di berbagai wilayah, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan daerah lainnya. Dalam rangkaian acara, seluruh hadirin diajak untuk memanjatkan doa bersama agar para korban bencana diberikan kekuatan, keselamatan, serta pengharapan di tengah masa sulit yang dihadapi.

Ketua Harian II PSMTI, Djoni Toat, dalam sambutannya menegaskan bahwa perayaan Natal bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan sarana untuk menumbuhkan nilai kemanusiaan dan mempererat persaudaraan.

“Natal adalah momentum untuk merefleksikan diri, bersyukur, dan berbagi kasih. Melalui doa bersama ini, PSMTI ingin hadir tidak hanya bagi anggota dan mitra sosial, tetapi juga bagi saudara-saudara kita yang tengah menghadapi cobaan, termasuk masyarakat yang terdampak bencana alam,” ujar Djoni Toat.

Sepanjang acara, suasana penuh kegembiraan terasa begitu kental. Beragam penampilan menarik ditampilkan oleh para peserta, mulai dari bernyanyi, menari, hingga permainan kebersamaan yang melibatkan anak-anak dan para lansia. Gelak tawa dan sorak sorai menjadi gambaran kebahagiaan yang dirasakan seluruh peserta.

Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize yang dibagikan kepada tamu undangan yang beruntung, menambah semarak suasana perayaan. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan tukar kado yang berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat berbagi dan persaudaraan.

Wakil Ketua Umum Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup PSMTI, Lusi Oey, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi para lansia dan anak-anak panti, terutama di momen Natal yang sarat dengan nilai kasih.

Menurut Lusi, perayaan Natal ini tidak dimaksudkan sebagai ajang hura-hura, melainkan sebagai wujud kepedulian dan berbagi kasih kepada mereka yang membutuhkan. Dengan mengajak para penghuni panti keluar dari lingkungan panti asuhan, PSMTI ingin menghadirkan suasana yang berbeda dan berkesan.

“Tujuan kami adalah memberikan pelayanan dan kebahagiaan bagi mereka semua. Natal adalah momen penuh kasih, dan kami ingin berbagi kebahagiaan itu. Bukan untuk berpesta, tetapi untuk menghadirkan sukacita dan suasana yang berbeda bagi mereka, tidak hanya berada di dalam panti saja,” ujar Lusi Oey.

Ia mengungkapkan bahwa antusiasme para peserta sangat terasa, terutama karena sebagian dari mereka mengaku baru pertama kali merayakan Natal di tempat seperti itu.

“Tadi ada beberapa dari panti yang mengatakan sangat senang, bahkan mereka bilang belum pernah datang ke tempat seperti ini. Mereka terlihat sangat bahagia, dan itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Lusi Oey juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Natal bersama ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur. Jumlahnya begitu banyak dan tidak bisa saya sebutkan satu per satu. Saya hanya bisa berdoa dan berharap semoga semua kebaikan ini kembali kepada para pemberi,” pungkasnya.

Acara ini mendapat apresiasi dari  Dewan Kehormatan  Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup PSMTI, Gunadi Purnama. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai contoh nyata kepedulian dan pengamalan nilai-nilai Natal yang patut diteladani oleh seluruh anggota PSMTI.

“Kegiatan ini berangkat dari inisiatif Bu Lusi yang benar-benar bisa kita contoh sebagai warga PSMTI. Ini adalah perayaan Natal yang penuh makna,” ujar Gunadi.

Menurutnya, perayaan Natal 2025 ini menjadi sangat istimewa karena melibatkan berbagai lapisan usia, mulai dari anak-anak hingga para lanjut usia. Bahkan, ia mengungkapkan kekagumannya saat mengetahui salah satu peserta berusia 92 tahun masih dapat mengikuti acara dengan penuh sukacita.

Gunadi menegaskan bahwa perayaan ini mencerminkan jati diri PSMTI sebagai organisasi sosial yang senantiasa hadir untuk memberi dan berbagi kepada sesama. Ia menilai semangat Natal yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut selaras dengan nilai-nilai universal yang dibawa perayaan Natal.

“Di Natal ini kita membawa spirit of joy, spirit of love, dan spirit of hope. Harus ada kegembiraan, penuh cinta kasih, dan pengharapan untuk menyongsong tahun 2026 yang lebih baik,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *