DSC_0220

Pulau Cawan yang terletak di Kecamatan Kabupaten Indragiri Hilir merupakan tempat yang memiliki pohon bakau berusia tua dia Provinsi Riau. Pohon bakau yang terhampar luas di bibir pantai Pulau Cawan memberikan banyak kebaikan seperti menjadi ekosistem bagi banyak jenis ikan.

“ Disini bersarang pesut, ikan Senonggang yang beratnya mencapai enam kilogram per ekor. Lalu ada ikan Pari yang berukuran 15 kilogram,” kata Kabid Dinas Pariwisata Indragiri Hilir Haryono Karim.

Menurut Karim bahwa Pulau Cawan memiliki species pohon bakau yang berbeda dengan lainnya.

“Pulau Cawan kini memiliki pohon bakau species Rhizophora Apikulata berdiameter 40 Cm, hutan bakau itu banyakan memiliki pohon yang besar.” kata Karim.

Pemkab Indragiri Hilir sudah menjadikan pulau tersebut sebagai kawasan taman hutan rakyat (tahura). Terdapat aturan dalam kawasan tersebut sehingga dilarangnya penebangan pohon untuk komersial, hanya boleh menggunakan yang sudah tumbang atau mati. Itu merupakan komitmen yang sudah dijalankan sejak lama untuk pelestarian.

“Makanya disini banyak terdapat usia bakau yang sudah ratusan tahun karena komitmen bersama untuk melestarikannya,” ujar Karim.

Karim menyatakan bahwa hutan bakau tersebut merupakan tumbuhan bakau dari jenis Rhizophora apikulata dan Rhizophora mucronata. Selain itu Gubernur Riau yaitu Arsyadjuli Andi Rachman melihat bahwa pulau Cawan memiliki potensi yang luar biasa.

“Kita disuguhi ikan Senonggang dengan berat enam kilogram per ekor lalu ada pari 15 kilogram. Ini luar biasa karena tidak semua wilayah Sumatera memiliki kandungan laut yang seperti itu.”, kata Andi

Pulau Cawan juga memiliki destinasi wisata yaitu pantai Solop yang dikenal setelah mantan Gubernur Riau Rusli Zainal menyanyikan lagu “Pantai Solop”. “Wilayah ini akan kita kembangkan jadi wisata khusus alam dan penelitian,” kata Andi.

Bupati Indragiri Hilir HM Wardan menjelaskan bahwa Pemkab Riau akan melakukan pengembangan wisata untuk mengembangkan wisata Pulau Cawan dengan hutan bakau 1.000 hektare.

“Kami nantinya akan sediakan banana boat, akan dilengkapi dengan sarana olahraga dan lainnya, kami juga upayakan untuk mempertahankan mangrove, bakau,” tuturnya.

Ia juga mengatakan akan membuka pintu bagi investor yang tertarik untuk menanamkan modal terkait bisnis wisata di Pulau Cawan.

“Kami persilakan dan terbuka kepada siapa saja yang ingin berinvestasi di wilayah ini sepanjang sesuai dengan upaya pengembangan dari pemerintah,” kata Wardan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *