Seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir (OI) berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Sei Rambutan, Ogan Ilir, Indralaya, Sumsel, Rabu (16/9)

Seorang petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ogan Ilir (OI) berusaha memadamkan kebakaran lahan di Desa Sei Rambutan, Ogan Ilir, Indralaya, Sumsel, Rabu (16/9). Lokasi kebakaran yang sulit dijangkau membuat petugas BPBD dan TNI AD kewalahan memadamkan kebakaran di wilayah tersebut. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/kye/15

Hutan jati seluas 5 hektare milik negara di kawasan Hutan Kalilitung Petak 37 RPH Nglipar, Kedungpoh, Kecamatan Nglipar terbakar, Kamis (27/09/2018). Upaya pemadaman yang dilakukan anggota Kepolisian Sektor Nglipar, Polres Gunungkidul, Polda DIY kesulitan lantaran saat dilakukan pemadaman angin bertiup cukup kencang.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi lahan jati seluas kurang lebih 5 hektare ludes terbakar,” kata Kapolsek Nglipar AKP Sumaryo didampingi Kasi Humas Aiptu Margo.

Informasi di lokasi kejadian menyatakan bahwa kebakaran hutan tersebut diketahui sejumlah warga yang melintas di sekitar area hutan mendapati hutan jati tersebut sudah terbakar. Beberapa saksi kemudian memberitahu warga dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Nglipar dan petugas dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Gunungkidul.

“Kobaran api dengan cepat merembet ke berbagai sisi dan berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran datang di lokasi,” imbuhnya.

Kapolsek Nglipar AKP Sumaryo menambahkan dugaan sementara disebabkan karena puntung rokok yang membakar dedaunan kering dan akhirnya merembet ke kawasan hutan Kalilitung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *