ICBC dan Asosiasi Pengusaha Fuzhou Bertemu Bahas Kerja Sama Pembangunan Sister City

Perwakilan asosiasi pengusaha swasta Fuzhou, Tiongkok dan beberapa delegasi pengusaha Fuzhou menyambangi kantor Indonesia China Business Council (ICBC) di Gedung Plaza Maspion, lantai 18, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Senin (31/07/2023).
Kedatangan mereka, disambut pengurus ICBC, di antaranya Ketua Harian ICBC Ali Husein, Wakil Ketua Harian ICBC Hasan Kosasih Ko dan Ketua Kehormatan ICBC Tamba P. Hutapea. Setelah disambut, kedua belah pihak langsung menggelar pertemuan membahas kerja sama bisnis.
Kerja sama yang dibahas yang perihal pembangunan Sister City atau Kota Kembar dengan tujuan untuk menciptakan hubungan saling menguntungkan dan memperkuat pemahaman antara dua budaya yang berbeda.

Sister City adalah contoh konkret dari upaya untuk membangun pemahaman, kerjasama, dan persahabatan internasional melalui hubungan pemerintah lokal. Konsep ini telah menjadi semakin populer di seluruh dunia sebagai sarana untuk memperkuat hubungan antara negara-negara dan meningkatkan keterbukaan serta kerjasama global
Ketua Harian ICBC Ali Husein mengatakan ICBC menyambut baik kerja sama Sister City, Ali menyebut kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi Indonesia seperti dapat mempelajari teknologi perkapalan yang dimiliki Fuzhou.
Seperti diketahui, Fuzhou merupakan n kota pesisir yang indah di Provinsi Fujian, Tiongkok, memiliki sejarah panjang dalam industri perkapalan yang kaya. Dengan keuntungan strategis sebagai pelabuhan utama di pantai tenggara Tiongkok, Fuzhou telah menjadi pusat kegiatan maritim yang penting sejak zaman kuno.

Saat ini, industri perkapalan di Fuzhou telah berkembang pesat, mencakup berbagai bidang yang mencakup pembuatan kapal, perbaikan dan perawatan kapal, serta logistik maritim.
Fuzhou memiliki sejumlah galangan kapal modern dan canggih yang mampu memproduksi kapal-kapal berbagai jenis dan ukuran. Galangan kapal di Fuzhou telah menerapkan teknologi tinggi untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas kapal, menarik pesanan dari dalam dan luar negeri. Kapal-kapal yang diproduksi di Fuzhou meliputi kapal dagang, kapal tanker, kapal penumpang, kapal perikanan, dan kapal penjaga pantai.
“Kita berharap Pembangunan sister city ini dapat meningkatkan kerja sama yang lebih lebih intensif serta bisa menerima beasiswa para SDM kita dalam hal transfer teknologi yang dimiliki Fuzhou, salah satunya teknologi perkapalan,” ujar Ali Husein.

Menurut Ali Husein, untuk saat ini, ICBC masih mencari kota yang cocok menjalin kerja sama pembangunan sister city bersama kota Fujian. Pembahasan tentang hal ini akan dilanjutkan Kembali di pertemuan berikutnya.
“Kita masih mencari kota di Indonesia yang cocok untuk dijadikan sister city Bersama kota Fujian. Nanti akan pembahasan lagi,” tutur Ali Husein.
Sementara itu, Ketua Kehormatan ICBC Tamba P. Hutapea mengatakan kota di Indonesia dan Tiongkok memiliki kesetaraan Pembangunan, oleh karena kerja sama Sister City ini sudah tepat karena memberikan manfaat yang besar bagi kedua pihak

“Sister City sangat kita dorong antara Tiongkok dengan Indonesia, karena beberapa kota atau kabupaten di Indonesia memiliki kesetaraan dengan kondisi perkembangan Pembangunan beberapa kota di Tiongkok. Manfaatnya untuk Indonesia bisa saling tukar menukar pengalaman bagaimana membangun city atau kotanya untuk kesejahteraan rakyanya,” terang Tamba.
