Indonesia dan Inggris Sepakat Perkuat Kolaborasi Pulihkan Pariwisata Bali

0
Whats_App_Image_2021_06_22_at_16_34_00_9f85e23bc8

Foto sebelum pandemi

Kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) di  Bali terus dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Kali ini, giliran Pemerintah Inggris yang diajak untuk memperkuat kolaborasi tersebut.

Ajakan ini disampaikan  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat digelarnya audiensi virtual dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins, Selasa (26/6/2021). Duta Besar Owen menyambut baik penguatan kolaborasi ini. 

Menurut Menparekraf, Inggris merupakan salah satu negara di benua Eropa  yang paling banyak mendatangkan warganya ke Bali. Namun, sejak pandemi Covid-19 melanda dunia termasuk Indonesia, sudah tidak ada lagi wisatawan Inggris yang datang ke Pulau Dewata.

Wisatawan asal Britania Raya itu akan dimasukan sebagai target promosi Bali saat pariwisata Bali sudah dibuka untuk wisatawan mancanegara (wisman) dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.  Bantuan pemerintah Inggris.

Sandiaga mengungkapkan bahwa Pemerintah Inggris telah membantu pemulihan pariwisata Bali dengan mengirimkan vaksin AstraZeneca. Vaksin tersebut menjadi salah satu vaksin yang disuntikan kepada para pelaku usaha parekraf di Bali. 

 “Saat ini sudah 60 persen masyarakat Bali menerima dosis pertama dari vaksin Sinovac dan AstraZeneca. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Inggris yang sudah bekerja sama menyediakan pasokan vaksin AstraZeneca dan target kami pada akhir Juli 2021 sudah 70 persen masyarakat Bali yang menerima vaksinasi,” ucap Sandiaga.

Selain itu, Sandiaga juga mengajak perusahaan-perusahaan Inggris untuk menanamkan investasi di Bali. Terutama di bidang energi baru dan terbarukan untuk mewujudkan pariwisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kami juga butuh lebih banyak investasi, tidak hanya di sektor pariwisata namun juga di sektor ekonomi kreatif. Terutama terkait keberlanjutan lingkungan dengan menyediakan energi baru dan terbarukan yang bersih di Bali karena kita punya target pada 2030, Bali akan menjadi daerah yang bebas energi pembakaran,” tutur Sandiaga.

Sementara itu, Dubes Owen  mengungkapkan terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia, terutama Kemenparekraf atas upaya-upaya yang dilakukan untuk menekan angka penyebaran COVID-19 di Tanah Air. Selain itu, Owen juga berkomitmen untuk menjalin kerja sama dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Kami juga sedang bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait untuk meningkatkan kemampuan para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya kemampuan berbahasa Inggris sehingga kami melihat ada kesempatan kerja sama antara Indonesia dan Inggris terkait hal ini,” ucap Owen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *