Indonesia Dipastikan Menjadi Tuan Rumah Formula One Power Boat, Perhelatannya Digelar di Danau Toba
Indonesia dipastikan menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya ajang balap Formula One Power Boat atau yang dikenal dengan F1H2O. Kepastian itu didapat setelah PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau Injourney sebagai local organizer untuk kejuaraan F1H2O dan H2O Management Ltd sebagai promotor F1H2O menandatangani penyelenggaraan event F1 H2O di kantor Injourney, Sarinah, Jakarta, Selasa (27/09/2022).
Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Utama Injourney, Dony Oskaria dan General Manager H2O Management Ltd Raimondo di San Germano serta disaksikan antara lain oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Panjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, Wakil II Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo dan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Diana Kusumastuti.
Kejuaraan jet air ini akan dihelat di Danau Toba pada 24-26 Februari 2023. Digunakannya lokasi Danau Toba menjadikan F1H2O seri Indonesia menjadi ajang satu-satunya yang penyelenggaraannya di danau danau vulkanik terbesar di dunia. Ajang ini akan diikuti 18 pembalap mancanegara dan mereka akan berlomba-lomba untuk menampilkan penampilan terbaiknya di atas perairan danau toba.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Panjaitan menjelaskan dengan dipilihnya Danau Toba sebagai lokasi penyelenggaraan balap F1H2O menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki kemampuan dan juga infrastruktur yang mumpuni untuk menggelar kegiatan kompetisi balap berkelas dunia.
“Ajang balap ini merupakan langkah yang sangat bagus, persiapannya sudah kita lakukan dari beberapa bulan yang lalu. Kita sudah punya MotoGP di Mandalika, sekarang kita punya F1H2Odi Toba, ini saya kira akan menarik karena akan banyak turis ke Indonesia. Event ini kita akan coba buat lima tahun kontraknya, sehingga akan membuat kehidupan di Danau Toba seperti di Mandalika menjadi semakin menarik,” ujar Luhut dalam sesi jumpa pers
Wakil II Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan bahwa saat ini Injourney ditunjuk sebagai penyelenggara event F1H2O yang digelar di Danau Toba pada Februari 2023. Pemerintah optimis bahwa perhelatan bergengsi ini dapat membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.
“F1H2O juga akan semakin mengenalkan keindahan Danau Toba sebagai salah satu daerah pariwisata super prioritas sekaligus meningkatkan branding dan tujuan wisata baik bagi wisatawan domestik maupun internasional. Event F1H2O di Danau Toba ini diprediksi akan meraih perhatian sekitar 180 juta impression melalui digital media (termasuk social media dan broadcasting),” jelas Kartika.

Apa yang disampaikan Kartika diperkuat oleh Direktur Utama Injourney, Dony Oskaria. Ia mengungkapkan, untuk pengunjung diperkirakan akan ada dua puluh ribu orang yang akan berkunjung di Danau Toba saat ajang balap bergengsi ini digelar. Untuk menyambut kedatangan pengunjung, Injourney akan menyiapkan paket bundling
“Injourney akan membundling melakukan koordinasi baik dari sisi transportasinya melalui airlines yang kita miliki dan juga tentu saja dengan fasilitas akomodasi di sana melalui anak perusahaan kami di HIN yang memang bergerak di travel management. Tentunya kita akan mengoptimalkan seluruh kerja sama dengan BUMN dan akan kita jual di Living dan Brimo. Jadi akomodasi akan kita sediakan melalui jaringan distribusi BUMN. Tentu saja nanti kita harapkan dengan penyelenggaraan ini, sekaligus kita juga mempersiapkan fasilitas-fasilitas yang ada di sekitar Danau Toba, baik itu homestay atau hotel-hotel baik bintang tiga maupun bintang dua,” terang Doni.
Sementara itu untuk infrastruktur, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap memberikan dukungan. Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Diana Kusumastuti menjelaskan telah mencermati infrastruktur yang harus dibangun, antara lain berupa dry paddock dan wet paddock
“Kementerian Perumahan Rakyat dan Pekerjaan Umum, melalui Direktorat Cipta Karya dan juga Direktorat Jenderal Sumber Daya Air akan memberikan dukungan infrastruktur bagi kelancaran kegiatan F1H2O berupa infrastruktur yang telah kami identifikasi yakni adalah pekerjaan dry paddock dan wet paddock, juga jalan akses dry paddock menuju wet paddock serta fasilitas pendukung olahraga F1H2O ini,” ujar Diana.

Raimondo di San Germano selaku General Manager H2O Management Ltd menyatakan sangat senang bisa memasukkan Indonesia ke dalam kalender kejuaraan dunia F1H2O untuk tahun-tahun mendatang. Dengan ditunjuknya Indonesia sebagai negara ke-40 yang menjadi tuan rumah acara balap H2O, maka hal ini memperlihatkan komitmen H2O untuk lebih mengembangkan olahraga di seluruh dunia.
“Kami memiliki pandangan yang sama dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat mengenai nilai dan tujuan dalam mempromosikan pariwisata internasional melalui olahraga. Indonesia menegaskan statusnya sebagai pemain utama dalam skala global dan F1H2O akan berkontribusi dengan antusias untuk pertumbuhannya tersebut,” jelas Raimondo.
