Indonesia Tegaskan Dukungan Penuh Pariwisata ASEAN yang Inklusif dan Berkelanjutan

0
697b63c2bc1dc724431779

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menghadiri Opening Ceremony ATF 2026 di Cebu, Filipin, pada 28 Januari 2026 (Foto: Birkom Kemenpar)

El John News, Jakarta-Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 serta mendorong penerapan ASEAN Tourism Sectoral Plan (ATSP) 2026–2030 sebagai peta jalan pengembangan pariwisata kawasan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.

ATSP 2026–2030 disusun sebagai panduan strategis bagi negara-negara ASEAN dalam memperkaya pengalaman wisatawan, memperkuat pelaku usaha pariwisata dari berbagai skala, serta mengokohkan posisi ASEAN di pasar pariwisata internasional.

Komitmen Indonesia tersebut disampaikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat menghadiri Opening Ceremony ATF 2026 di Cebu, Filipina, Rabu (28/1/2026). Dalam forum tersebut, Widiyanti menegaskan peran strategis kawasan ASEAN bagi pengembangan pariwisata Indonesia maupun regional.

“ASEAN bukan hanya pasar terdekat Indonesia, tetapi juga jantung pertumbuhan pariwisata yang mendorong kunjungan berulang, menghadirkan pengalaman baru, serta membuka peluang bersama bagi kawasan”

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Filipina Christina Garcia Frasco membacakan pidato Presiden Filipina Ferdinand R. Marcos Jr. yang menekankan pentingnya pembangunan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Ketika pariwisata bersifat inklusif, ia menjadi pemberdaya. Ketika kebijakan dijalankan dengan kehati-hatian, ia menjadi berkelanjutan,” kata Presiden Marcos dalam pidato yang dibacakan.                                      

Pesan tersebut sejalan dengan semangat ASEAN Tourism Sectoral Plan 2026–2030 yang menjadi tonggak utama ATF 2026. Peta jalan ini menggambarkan arah pariwisata ASEAN menuju pertumbuhan yang inovatif, ramah lingkungan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Sebagai tuan rumah, Filipina mengusung tema “Navigating Our Tourism Future, Together”. Tema ini mengajak seluruh negara anggota dan mitra ASEAN untuk bergerak bersama dalam meningkatkan kualitas pariwisata kawasan dengan berlandaskan lima pilar ATSP, yakni pariwisata tangguh, pemberdayaan tenaga kerja pariwisata, perjalanan yang mudah diakses dan tanpa hambatan, pengembangan pariwisata digital serta diversifikasi produk dan pasar, serta pariwisata berkelanjutan.

Melalui ATF 2026, negara-negara ASEAN diharapkan dapat memperkuat kolaborasi regional demi mendorong pertumbuhan pariwisata yang lebih terintegrasi. Menteri Widiyanti meyakini sinergi yang kuat akan membawa pariwisata ASEAN menuju masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

“Mari kita terus bekerja sama untuk membangun masa depan pariwisata ASEAN yang lebih terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan,” ujar Menteri Widiyanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *