Indonesia Tempatkan 328 Tenaga Kesehatan di Jepang pada Tahun 2018

0
indo

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani mengatakan, tahun ini Indonesia akan menempatkan 328 tenaga kesehatan di Jepang.

Hal itu disampaikan Puan saat mengunjungi Panti Lansia Minato-ward Special Nursing Home for the Elderly Shirokanenomori, di Tokyo, Jepang, Jumat (13/4). Ia membeberkan, sejak 2008 hingga 2017, Indonesia telah mengirimkan 2.115 orang tenaga kesehatan ke Jepang. Jumlah itu terdiri dari 622 orang suster dan 1.493 orang careworker.

“Saya berpesan kepada careworker Indonesia, tetap jaga kebersamaan dan nama baik Indonesia. Tunjukkan bahwa careworker Indonesia mampu bekerja profesional,” katanya.

Dikesempatan itu, Menko PMK juga menemui dan berdialog dengan 28 calon careworker asal Indonesia. Melalui dialog itu ditemukan beberapa isu yang menjadi kendala calon carewoker Indonesia untuk bekerja di Jepang, khususnya masalah bahasa. “Pemerintah akan memperkuat program pelatihan di dalam negeri sebelum careworker dikirim mengikuti test di Jepang,” katanya.

Puan menambahkan, diberbagai kesempatan, pemerintah Indonesia selalu menyampaikan kepada Pemerintah Jepang agar dapat menambah kuota tenaga careworker asal Indonesia.

“Pemerintah Jepang telah merespon positif hal tersebut,” sebutnya.

Careworker yang bekerja di Jepang mendapatkan fasilitas yang baik, termasuk gaji sesuai UMR di Jepang (mulai dari Yen 100.000), hak cuti, penginapan, pelatihan, dan uang saku selama pelatihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *