Headline News

Ini Bentuk Perhatian Khusus DP2KBP3A Bangka kepada Siswa SLBN

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bangka menggelar sejumlah lomba di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Sungailiat, Bangka, Jumat (30/8/2019).

Plh Kepala DP2KBP3A Bangka Boy Yandra menjelaskan, lomba digelar sebagai salah satu bentuk perhatian kepada anak-anak yang bersekolah di SLBN Sungailiat.

“Pihaknya dalam dua bulan terakhir sudah empat kali berkunjung ke SLBN Sungailiat. Kunjungan pertama kami menyimpulkan mereka perlu perhatian khusus dan pendekatan, jadi kita lakukan itu,”ujarnya.

Mantan Kabag Humas Pemkab Bangka ini menyebutkan, ada beberapa lomba yang pihaknya gelar. Seperti lomba joget balon, membawa kelereng, hapalan surat pendek Al Quran sampai mewarnai dan memasukan bola basket ke jaring yang dibantu kabid , kasi, staf dan Forum Anak Bangka

“DP2KBP3A ingin terus mengasah kemampuan siswa-siswa yang bersekolah di SLBN Sungailiat. Disamping, dengan lomba juga mengasah otak kecil para siswa-siswa. Kami juga setiap Jumat melakukan senam bersama dengan mereka. Dengan para orang tua. Meskipun mereka bukan anak kita tapi tetap kita perhatikan,” bebernya.

Menurutnya, anak-anak yang ada di SLBN Sungailiat memerlukan komunikasi dan perhatian. Jika sudah dilakukan, dengan demikian, akan menjadikan mereka anak-anak lebih baik kedepan.

Selain itu, dikatakan Boy Yandra DP2KBP3A Kabupaten Bangka juga menyiapkan dua orang psikolog untuk memberikan konsultasi bagi Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Sungailiat.

“Konsultasi ini gratis, cuma-cuma. Gak bayar. Ada dua psikolog di kita,” terangnya.

Boy Yandra menambahkan, di SLBN sendiri tidak terdapat psikolog. Oleh karena itu, pihaknya siap bekerjasama dengan SLBN untuk mengatasi permasalahan anak yang terjadi.

“Di kita kan ada bidang anak. Jadi kita siap membantu. Menurut informasi dari kepala sekolah, mereka tidak ada psikolog. Jadi kita siap bantu,” tambahnya.

Boy Yandra sendiri mengakui, anak-anak yang bersekolah di SLBN memerlukan perhatian dan komunikasi. Untuk itu, pihaknya melakukan pendekatan dengan menggelar lomba, senam bersama dan lainnya.

“Meski mereka bukan anak kita, tetapi mereka sangat luar biasa. Mereka butuh komunikasi dan perhatian dari kita,” tutupnya.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close