Ini Kronologi Oknum Pemandu Wisata Ajak Komodo Berenang di Laut

0
komodo1

 

Kepala Balai Taman Nasional Komodo (TNK) Budhy Kurniawan menceritakan kronologis, saat oknum pemandu wisata mengajak beberapa ekor komodo berenang di laut kawasan Nusa Kode, Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Aksi konyol ini dilakukan saat si oknum pemandu wisata bernama Abdul Gofur sedang mengajak beberapa turis melihat sekelompok komodo liar  di kawasan Nusa Kode, Pulau Komodo. Kawasan Nusa Kode merupakan kawasan yang tidak diperuntukan bagi publik.

Larangan ini justru tidak digubris si oknum pemandu wisata. Ia tetap mengajak para turis untuk bermain bersama  sekelompok Komodo. Bahkan si oknum  pemandu wisata memancing beberapa ekor komodo dengan agresif untuk berenang ke Laut. Parahnya lagi komodo-komodo yang berenang tersebut diajak untuk mengikuti kapal yang si oknum pemandu wisata dan turis yang dibawanya.

Beruntung aksi ini dapat diketahui berkat rekaman gambar dari salah satu turis yang merekam aksi komodo berenang di laut. Video berdurasi 1 menit 14 detik itu,  diposting ke media social dan aplikasi pesan Whatsapp pada Kamis, 5 April 2018 lalu.

 

Budhy mengatakan pihak TNK telah memanggil si oknum pemandu wisata tersebut untuk dimintai keterangannya. Saat diminta keterangan si oknum pemandu wisata disuruh untuk membuat surat  pernyataan untuk tidak akan mengulangi lagi perbuatannya ini.

. “Guide itu sudah membuat surat pernyataan untuk tidak akan mengulangi lagi. Apabila mengulangi, maka akan di-blacklist oleh Balai TNK dan tidak boleh beroperasi lagi di TNK,” tegas Budhy Selasa, 10 April 2018.

Larangan tersebut, sambung Budhy, berlaku juga untuk semua operator, kapal, dan guide. Tidak boleh melakukan aktivitas ke darat di zona inti, tanpa persetujuan dari Balai TNK.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Marius Ardu Jelamu, mengecam tindakan tour guide yang memancing komodo berenang ke laut dan mengikuti kapal yang ditumpangi para wisatawan asing. Menurut Marius, aksi tour guide tersebut telah mengganggu kenyamanan satwa liar itu.

“Dalam video yang kita peroleh, salah satu kapal yang mengangkut sejumlah wisatawan asing di Taman Nasional Komodo, mereka sedang melakukan gerakan-gerakan provokasi terhadap komodo dan kita kecam keras aksi itu, karena memancing agresifitas komodo dan mengganggu kenyamanan komodo dan itu tidak boleh,” tegas Marius.

Satwa komodo, lanjut Marius, harus dibiarkan berada di daratannya dan jangan diprovokasi untuk mengikuti kemauan tour guide. (Sumber Kompas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *