Iran Kecam Blokade AS, Sebut Pelanggaran Berat Kedaulatan
Ilustrasi Iran kecam tindakan AS yang melakukan blokade Selat Hormuz (Foto: Generated AI)
El John News, Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir Saeid Iravani, mengecam keras kebijakan blokade angkatan laut yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Langkah tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara serta berpotensi mengganggu stabilitas kawasan dan global.
Dalam surat resmi yang disampaikan kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan Presiden Dewan Keamanan PBB, Iravani menegaskan bahwa tindakan Washington merupakan bentuk agresi ilegal yang bertentangan dengan hukum internasional.
“Pemberlakuan blokade angkatan laut merupakan pelanggaran berat terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Republik Islam Iran,” tegas Iravani.
Ia juga menyoroti pengumuman yang disampaikan oleh United States Central Command sebagai langkah provokatif yang tidak dapat dibenarkan dalam hubungan antarnegara.
Menurutnya, kebijakan tersebut melanggar Pasal 2 ayat 4 Piagam PBB yang melarang ancaman atau penggunaan kekerasan. Selain itu, blokade dinilai masuk dalam kategori agresi serta bertentangan dengan prinsip hukum laut internasional.
“Dengan berupaya mencegah lalu lintas maritim ke dan dari pelabuhan Iran, Amerika Serikat secara ilegal mencampuri pelaksanaan hak kedaulatan Iran serta melanggar hak negara ketiga dan perdagangan maritim yang sah,” lanjutnya.
Iran juga memperingatkan potensi dampak serius terhadap keamanan kawasan. Juru bicara Markas Besar Khatam al-Anbiya menegaskan bahwa tindakan terhadap pelabuhan Iran dapat memicu ketidakamanan di seluruh kawasan Teluk Persia.
Iravani menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam dan memiliki hak untuk merespons sesuai hukum internasional.
“Iran dengan tegas menolak dan mengutuk tindakan ilegal Amerika Serikat serta memiliki hak inheren untuk mengambil langkah yang diperlukan dan proporsional guna melindungi kedaulatan dan kepentingan nasionalnya,” ujarnya.
Selain itu, Iran juga menuntut pertanggungjawaban penuh dari Amerika Serikat atas konsekuensi yang ditimbulkan, termasuk dampaknya terhadap stabilitas regional dan global.
Dalam pernyataannya, Iravani mendesak PBB agar segera mengambil tindakan konkret untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
“Mengingat tindakan ini merupakan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional, Iran menyerukan agar Amerika Serikat segera menghentikan pelanggaran hukum internasional,” tutupnya.
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang terus meningkat ini memicu kekhawatiran luas di dunia internasional, terutama terkait potensi gangguan terhadap jalur perdagangan global dan distribusi energi.
