ITPLN Gandeng ICBC dan CUCAS, Bangun Kemitraan Strategis Energi dan Pendidikan Nuklir
Institut Teknologi PLN (ITPLN) kembali membuktikan komitmennya dalam menjawab tantangan zaman dengan memperluas jangkauan kerja sama internasional. Dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Auditorium ITPLN, Jakarta, kampus yang dikenal sebagai pusat pendidikan energi ini resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan dua mitra strategis: Indonesia China Business Council (ICBC) dan CUCAS Indonesia Center.
Kolaborasi ini menandai babak baru dalam upaya ITPLN memperkuat kapasitas institusional di ranah global, terutama di sektor energi terbarukan dan teknologi nuklir, dua bidang yang menjadi kunci transisi energi di abad ke-21.
Penandatanganan MoU pertama dilakukan antara ITPLN dan ICBC, yang berfokus pada pengembangan proyek-proyek energi berkelanjutan, termasuk riset dan studi kelayakan yang bersifat kolaboratif.
MoU kedua ditandatangani antara ITPLN dan CUCAS Indonesia Center. Dalam perjanjian ini, kedua pihak bersepakat untuk membuka jalur kerja sama akademik dengan lebih dari 10 universitas ternama di Tiongkok. Fokus kolaborasi meliputi pengembangan program studi di bidang teknologi pembangkit listrik tenaga nuklir, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta program magang dan kuliah tamu dengan menghadirkan pakar global.
sRektor ITPLN. Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa Mulyana K., M.T., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., mengatakan emitraan ini menjadi pintu masuk bagi mahasiswa ITPLN untuk merasakan pengalaman belajar lintas negara dan terpapar langsung pada praktik industri mutakhir di bidang energi dan ketenagalistrikan.
“Kerja sama ini tidak hanya memperkuat jaringan internasional ITPLN, tetapi juga membekali mahasiswa dengan perspektif global dan keahlian yang relevan dengan kebutuhan industri energi masa depan,” jelas Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa Mulyana K., M.T., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., selaku Rektor ITPLN.
Rektor Iwa juga menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah penting dalam transformasi ITPLN menjadi kampus berkelas dunia. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi internasional adalah elemen kunci dalam mewujudkan visi ITPLN sebagai pusat unggulan pendidikan dan riset energi di kawasan Asia Tenggara.
“Melalui kerja sama dengan ICBC dan CUCAS, kami berharap dapat menciptakan ekosistem akademik dan riset yang lebih kuat, serta mendukung agenda pemerintah dalam percepatan transisi energi nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Executive Chairman ICBC, Ali Husein, menyatakan bahwa kerja sama ini membuka peluang sinergi antara investor dan lembaga pendidikan. “ITPLN memiliki potensi besar sebagai jembatan antara sumber daya manusia unggul dan teknologi dari Tiongkok ke Indonesia. Sektor energi adalah sektor vital dan kami percaya ITPLN adalah mitra strategis yang tepat,” ujarnya.
Melalui kerja sama ini diharapkan banyak Perusahaan-perusahaan energi Tiongkok yang melakukan transfer teknologi kepada SDM di Indonesia, sekaligus menciptakan peluang investasi yang konkret di sektor energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, dan bioenergi.
