BusinessEconomicHeadline News

Jaga Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Kemendag Lepas Ekspor Produk Tisu

Kementerian Perdagangan terus berupaya mendongkrak laju ekspor produk nonmigas Indonesia ke kancah global. Upaya ini guna menjaga pertumbuhan dan peningkatan ekonomi nasional di tengah tekanan ekonomi global dan pandemi Covid-19. Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat melakukan pelepasan ekspor produk tisu PT Sun Paper Source sebesar 130 ton ke Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Tiongkok, dan Australia, di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (10/6/2021).

Turut hadir pada acara tersebut Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Bupati Kabupaten Mojokerto Ikfina Fahmawati, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Drajat Irawan, serta Presiden Direktur Sun Paper Source Ventje Hermanto.

“Ekspor ini membuktikan Indonesia sebenarnya bisa menghasilkan produk-produk berkualitas yang punya nilai tambah tinggi sehingga peran Indonesia di level global bisa terus ditingkatkan,” jelas Wamendag.

Menurut Wamendag, ekspor produk tisu ini sangat membanggakan. Sebab, produksi ini bukan hanya untuk pasar dalam negeri tetapi juga untuk pasar dunia. “Ke depan, saya optimistis kita bisa mengambil peran yang lebih signifikan dalam rantai global produk-produk berkulitas. Kita bisa karena kita mempunyai kemampuan dan sumber daya,” ujar Wamendag.

Wamendag menambahkan, perlu ada diversifikasi ekspor baik dari segi tujuan maupun jenis produk, salah satunya dilakukan melalui perjanjian perdagangan. Perjanjian perdagangan memberikan insentif, baik dari sisi tarif maupun nontarif terhadap banyak sekali produk ekspor Indonesia.

“Terkaitpengembangan pasar ekspor ke Pakistan, kita akan mendorong ekspor tisu ke Pakistan. Kita berharap mendapat tarif 0 persen karena adanya perjanjian perdagangan,” ungkapnya.

 

Wakil Gubernur Emil E. Dardak sangat mengharapkan dukungan Kemendag dalam peningkatan ekspor. Banyak potensi produk berkualitas yang bisa bersaing di pasar global, salah satunya produk tisu. “Kami sangat mengharapkan peran Kemendag untuk ikut membantu peningkatan ekspor dari Jawa Timur baik produk hortikultura, kerajinan, maupun produk pangan karena potensinya sangat besar,” papar Emil.

PT Sun Paper Source adalah salah satu perusahaan yang berpartisipasi pada acara ‘Pelepasan Ekspor dari Indonesia ke Pasar Global’ yang dipimpin Presiden Joko Widodo tahun lalu. PT Sun Paper Source sendiri merupakan perusahaan swasta nasional yang berdiri pada 2012 dan memproduksi berbagai macam kertas tisu untuk pasar domestik dan ekspor.

Saat ini, kapasitas produksi PT Sun Paper Source mencapai lebih dari 150.000 ton per tahun. Tujuan pasar ekspor PT Sun Paper Source sudah menembus 80 negara di lima benua. “Perusahaan juga berkomitmen menjadi salah satu produsen kertas tisu terbesar di Asia Tenggara,” ujar Presdir PT Sun Paper Source Ventje Hermanto.

Ventje menyebutkan, peningkatan ekspor juga disertai dengan mengalirnya permintaan pasar ekspor yang tidak seperti biasanya. Pasalnya, selama ini Sun Paper Source lebih banyak mengekspor tisu dalam bentuk bahan setengah jadi berupa gulungan tisu besar yang akan diproses sendiri oleh manufaktur di negara tujuan ekspor. Namun, kali ini pesanan juga meliputi produk siap pakai, yakni tisu yang sudah dipotong dan dilipat kemudian dikemas.

“Seiring dengan permintaan pasar global yang terus menunjukkan tren meningkat, kami optimis akan mencapai pertumbuhan yang lebih besar dari tahun lalu dengan menambah kapasitas produksi dan melakukan diversifikasi produk,” pungkas Ventje.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close