Jawa Barat Punya SMK Kopi Pertama di Indonesia
Jawa Barat kini memiliki Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kopi pertama di Indonesia, yakni SMK Pembangunan Negeri (PPN) Tanjung Sari, Sumedang, Jawa Barat. SMK ini menjadi percontohan atau pilot project jurusan perkopian.
Peresmian jurusan kopi ini menjadikan SMK PPN Tanjung Sari menjadi sekolah pertama dan satu-satunya di Indonesia yang memiliki jursan kopi. Peresmian jurusan dilakukan oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Menteri Darmin mengatakan, sekolah yang berdiri sejak zaman Belanda, tepatnya tahun 1914 ini memiliki dasar dan kualitas pengelolaan kopi yang baik. Menurutnya, pilot project SMK PPN Tanjung Sari ini bisa berdampak positif pada perkembangan industri kopi di Jawa Barat.
“Industri kopi terbesar di dunia lahir di Indonesia, tepatnya di Gunung Malabar Jawa Barat. Bibit kopi (Malabar) dibawa ke Belanda, kemudian disebar di darata Amerika Latin. Seharusnya industri kopi kita lebih maju,” ujar Menteri Darmin.
Hal tersebut disepakati oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menurutnya, program keahlian di SMK harus mengikkuti perkembangan zaman dan kebutuhan industri saat ini. “Saya setuju SMK harus relevan dengan ekonomi baru. Sekarang yang lagi tren di seluruh dunia adalah industri kopi,” kata pria yang akrab disapa Kang Emil ini.
Melalui proyek percontohan ini, Pemerintah menargetkan awal 2019 akan bermunculan SMK SMK baru yang berminat membuka jurusan kopi, minimal satu di setiap kota di Indonesia. Pemerintah juga sudah meyiapkan dana untuk pengembangan jurusan tersebut. “Anggaran sudah dipersiapkan dari APBN untuk diterapkan di seluruh Indonesia,” kata Menteri Darmin.

