Jumlah Wisman dari New Caledonia Berpeluang Naik
Peluang untuk meningkatkan jumlah wisatawan New Caledonia ke Indonesia semakin terbuka. Françoise CHENAIS, General Manager UniTours, wholesaler travel biro terbesar di New Caledonia yang membawahi sebelas nama travel agent dalam pertemuannya dengan Konjen RI Noumea, Widyarka Ryananta, sepakat untuk berkolaborasi dengan menyelenggarakan seminar promosi pariwisata Indonesia di Hotel Le Meredien, Noumeapada tanggal 24 Maret 2016.
“Saya akan mendorong seluruh anggota asosiasi travel biro di New Caledonia untuk hadir dalam seminar tersebut. Diharapkan pelaku industri pariwisata Indonesia dapat hadir dan nantinya terjalin kerja sama untuk menjual berbagai paket wisata ke Indonesia,” ujar Chenais katanya dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (27/1).
Sampai saat ini, travel biro di New Caledonia belum ada yang menjual paketwisata ke berbagai destinasi di Indonesia.
Konjen Widyarka menyanggupi akan mengundang pengusaha travel biro anggota Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA), Persatuan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) dan maskapai penerbangan Garuda Indonesia agar hadir dalam seminar tersebut, dan diharapkan mereka dapat memperluas koneksi bisnis dengan para pelaku usaha industri pariwisata New Caledonia. “Acara seminar akan diawali dengan business meeting, presentasi wisata Indonesia, pertunjukan kesenian dan diakhiri resepsi,”kata Widyarka Ryananta.
Setiap tahun lebih 100.000 masyarakat New Caledonia melakukan perjalanan wisata ke luarnegeri, namun hanya 1,000 wisatawan yang datang mengunjungi Indonesia. Dengan pendapatan perkapita sekitar 3,3 juta XPF (atau sekitar 27.654 Euro), wisatawan New Caledonia dikenal cukup royal dalam membelanjakan uang.
Berbeda dengan wisatawan asal Eropa yang cenderung mencari pantai, wisatawan New Caledonia, yang mayoritas datang dengan keluarga, lebih tertarik dengan dengan suasana eksotik, menikmati seni budaya, keindahan alam, petualangan, shopping dan menyukai relaksasi, seperti sauna dan spa.
Bali memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan New Caledonia baik dari segi obyekwisata, pelayanan hingga kuliner. Kendala yang saat ini dihadapi adalah tidak adanya penerbangan langsung ke Indonesia, kecuali yang mau menggunakan pesawat low costcarrier JetStar dari Sydney ke Bali. Selain itu, cukup banyak calon wisatawan yang meminta agar disediakan penterjemah bahasa Prancis, karena tidak semua customer dapat berbahasa Inggris.
Sumber foto: travel_latino.foxnews.com
