Kabar Gembira Dari Vietnam: Sail Sabang 2017 Akan Didatangi 2000 Wisman
Sail Sabang 2017 yang akan digelar Novermber 2017 mendatang menjadi event untuk menarik wisatawan mancangera. Hajatan wisata terbesar di Indonesia tak luput dari peran mempromosikan event agar wisman yang datang ke Sail Sabang terus membengkak. Salah satu promosi itu yakni denga diperkenalkannya Sail Sabang di Vietnam Internasional Travel Mart 2017. Hasilnya pun berbuah manis, salah satu travel agent yang juga megurusi pasar vietnam memastikan akan membawa 2000 wisman ke Indonesia melalui ajang Sail Sabang 2017.
Hal itu ditegaskan oleh Founder Travel Agent Pelayaran Islamik Suhaimi Abdul Gafar saat bertemu dengan perwakilan Kemenpar disela-sela acara VITM.
“Semoga tidak ada halangan dan kami akan membawa 2000 wisman ke Indonesia melalui kapal Cruise, sementara ini yang akan kami bawa didominasi oleh Malaysia, semoga juga akan ada yang ikut dari negara yang lain,” ujar Suhaimi di Restoran Batavia, Vietnam.
Selain Vietnam, agent yang berkantor di Selangor, Malaysia itu juga mengurusi wisman dengan pasar Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Vietnam dan Kanada.
Agent yang berkantor di Selangor, Malaysia itu berada di Vietnam karena sedang membawa wisatawan ke beberapa negara dan sedang singgah di Hanoi. Kedatangan rombongan tersebut bertepatan dengan momentum VITM yang juga merupakan pameran terbesar di Vietnam tersebut.
Suhaimi mengatakan bahwa mereka akan membawa Cruise dengan 2.000 passenger ke Sail Sabang pada akhir November mendatang. “Pelayaran Islamik sudah memiliki kerjasama dengan ESQ Tours Travel Indonesia,’’ ujar Suhaimi.
Seperti diketahui, ESQ Tours Travel Indonesia meraih penghargaan sebagai Operator Umroh Haji Terbaik Kemenpar 2016 dan World’s Best Hajj & Umrah Operator pada World Halal Tourism Awards 2016.
Niatan Suhaimi disampaikan langsung kepada Kepala Bidang Misi Penjualan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Pupung Thariq Fadillah yang menjadi pimpinan delegasi Indonesia di pameran VITM tersebut.
“Kami akan data kembali, kami akan pastikan keberangkatan ini dan mendata wismannya, karena bagaimanapun Indonesia adalah negara yang indah dengan kekayaan baharinya,’’ ujar Suhaimi.
Di hari ketiga, pameran VITM semakin hari semakin membludak. Seperti diketahui, Daerah Istimewa Jogjakarta juga unjuk gigi sebagai peserta industri. Tidak tanggung-tanggung, daerah yang juga masuk 10 destinasi prioritas Kemenpar yakni dengan Candi Borobudurnya, mengirim lima delegasi dan di ajang pameran terbesar di Vietnam itu.
