KAI akan Hadirkan Kereta Api Baru Mulai Februari, Ini Rutenya
KAI akan meluncurkan sejumlah kereta api baru bersamaan dengan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) pada 1 Februari 2025.
Langkah strategis ini menjadi wujud nyata KAI dalam meningkatkan kenyamanan, membuka rute-rute baru, dan memberikan kontribusi dalam pengembangan titik-titik ekonomi baru di berbagai wilayah.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, kereta api baru dilengkapi dengan fasilitas modern, termasuk kereta api eksekutif, bisnis, dan ekonomi dengan kapasitas bervariasi antara 360 hingga 580 penumpang.
“Dengan diresmikannya Gapeka 2025, masyarakat akan memiliki lebih banyak pilihan perjalanan yang nyaman, aman, dan tepat waktu. Peluncuran kereta api baru ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas antarwilayah dan memberikan solusi mobilitas yang lebih baik, terutama di jalur-jalur strategis,” ucapnya.
Berikut daftar kereta api baru:
1. KA Ijen Ekspres (KA 240F-241F) relasi Ketapang-Malang
2. KA Ijen Ekspres (KA 242-239F) relasi Malang – Ketapang
3. KA Madiun Jaya (KA 143) relasi Madiun – Pasarsenen
4. KA Madiun Jaya (KA 144) relasi Pasarsenen – Madiun
5. KA Cakrabuana (KA 121) relasi Purwokerto – Gambir
6. KA Cakrabuana (KA 122) relasi Gambir – Cirebon
7. KA Cakrabuana (KA 123) relasi Cirebon – Gambir
8. KA Cakrabuana (KA 124) relasi Gambir- Purwokerto
9. KA Gunungjati (KA 117) relasi Cirebon – Gambir
10. KA Gunungjati (KA 118) relasi Gambir-Semarang Tawang Bank Jateng
11. KA Gunungjati (KA 119) relasi Semarang Tawang Bank Jateng – Gambir
12. KA Gunungjati (KA 120) relasi Gambir – Cirebon
13. KA Sancaka Utara (KA 233F-234F-235F) relasi Surabaya Pasar Turi – Cilacap
14. KA Sancaka Utara (KA 236F – 237F – 238F) relasi Cilacap -Surabaya Pasar Turi
15. KA Batavia relasi Solo Balapan – Gambir
16. KA Batavia relasi Gambir- Solo Balapan
Rute-rute tersebut tidak hanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi di wilayah-wilayah baru.
“Dengan akses transportasi yang lebih baik, daerah-daerah yang sebelumnya kurang terjangkau kini memiliki kesempatan untuk berkembang secara ekonomi, mendukung aktivitas pariwisata, perdagangan, dan investasi lokal,” katanya.
Ia menambahkan, kereta baru ini menghubungan destinasi-destinasi wisata strategis seperti Ketapang, Malang, Madiun, Pasarsenen, dan Surabaya. Tidak hanya itu, dengan rute baru seperti KA Gunungjati dan KA Sancaka Utara diharapkan mampu memperkuat konektivitas antar wilayah, khususnya di sektor pariwisata domestik.
“Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang. Dengan peluncuran ini, KAI ingin memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkualitas dan menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan transportasi publik jauh lebih baik,” ujarnya.
Tidak hanya meluncurkan kereta api baru, KAI juga berencana menghadirkan berbagai inovasi secara bertahap seiring dengan pemberlakuan Gapeka baru. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan brand awareness sekaligus memperkuat persepsi positif masyarakat terhadap layanan KAI.
“Peluncuran kereta api baru ini adalah langkah kami untuk mendukung masyarakat dalam beralih ke transportasi publik yang ramah lingkungan dan efisien. Kami percaya bahwa dengan membuka akses yang lebih luas, kita juga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.
Sementara itu, KAI menghadirkan water station di stasiun, menggunakan teknologi face recognition, serta mengganti alat makan dengan berbahan kayu di layanan makan kereta.
“KAI juga meluncurkan fitur Carbon Footprint di aplikasi Access by KAI pada Desember 2024 lalu, guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih transportasi ramah lingkungan. Untuk mendukung kelancaran operasional perjalanan kereta api, KAI juga telah melakukan penggantian bantalan kayu pada jembatan baja dengan bantalan sintetis yang lebih ramah lingkungan, tahan lama, dan efisien,” ucapnya.