Kebutuhan Uang Tunai di Sulsel Selama Ramadan Meningkat 39%
Hampir di setiap bulan Ramadan permintaan uang tunai masyarakat cenderung meningkat. Oleh karenanya Bank Indonesia kantor perwakilan Sulawesi Selatan melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi tingginya permintaan uang tunai masyarakat selama Ramadan.
Tercatat hingga Lebaran Idul Fitri 2019 BI Sulsel mengucurkan uang sebesar Rp5,66 triliun.
“Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pada 2018 lalu kami mengucurkan uang tunai sebesar Rp4,07 triliun. Tahun ini meningkat Rp5,66 triliun,” ungkap Kepala BI Sulsel Bambang Kusmiarso.
BI Sulsel juga berencana membuka layanan kas keliling untuk melayani masyarakat yang akan melakukan penukaran uang pecahan kecil. Di mana pihak BI Sulsel menyiapkan pecahan uang kecil mulai dari pecahan Rp1.000.
“Kami bersama bank-bank lain di Sulsel akan membuka layanan kas keliling di beberapa titik. Dii tempat stategis yang mudah dijangkau masyarakat,” jelas Bambang.
untuk memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, pihak perbankan telah mengambil langkah antisipasi dengan menyiapkan uang di sejumlah ATM di berbagai tempat.
“Dalam rangka memberikan keamanan dan kenyamanan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, sebaiknya masyarakat agar tidak membawa uang tunai dalam jumlah yang besar. Bisa juga menggunakan alat pembayaran non tunai berupa kartu debit/kredit dan e-money,” paparnya.
