Kemenhub Siapkan Langkah Antisipasi Kemacetan di Tol Brexit Saat Mudik
Untuk mencegah kembali terjadinya antrian panjang di jalur tol Brebes Timur Exit (Brexit) seperti pada masa mudik Lebaran 2016, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mulai memutar otak agar kejadian tersebut tidak terulang di mudik lebaran 2017. Ada beberapa langkah yang akan diterapkan sehingga masyarakat yang mudik tidak akan berlama-lama di jalur Brexit.
Menhub mengaku telah mendapat kabar dari kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terkait penanganan di tol Brexit. Menurut Menhub, Kementerian PU dan Pera akan menyelesaikan dalam waktu dekat jalan penunjang di tol Brexit, termasuk persoalan perlintasan sebidang. Sementara itu kepolisian juga akan mengupayakan pengurangan arus lalu lintas di ruas jalur tol tersebut.
“Kemudian, bicara manajemen lalu lintas yang akan kami terapkan. Sebenarnya, simpel. Pertama, memberikan load pada jalan tertentu dengan kapasitasnya tersendiri. Load harus direncanakan sesuai kapasitas,” katanya.
Menhub meminta untuk masyarakat yang melakukan mudik untuk tidak diberi ekspektasi berlebihan dengan kehadiran jalur tol Brexit. Menhub mencontohkan kesalahan yang dilakukan tahun lalu karena memberikan ekspektasi berlebihan terhadap jalur tol Brexit yang membuat pemudik tumpah ruah memenuhi jalur tersebut sehingga justru menyebabkan kemacetan panjang.
“Kita harus katakan bahwasanya kalau mudik, tol Brexit bukanlah satu-satunya. Jadi, masih ada angkutan kereta api (KA), ada jalur lintas utara, jalur lintas selatan. Bahkan, akan ada kapal sampai ke Surabaya,” katanya.
Selain itu, kata dia, sebenarnya masih ada usulan, yakni mengenai pembelakuan nomor polisi ganjil dan genap sebagai antisipasi macet, tetapi masih akan dilakukan pengamatan, kajian, dan sosialisasi sebelum diputuskan.
